teks berjalan

karmany evadhikarãste te, mã phalesu kadãcana, mã karma-phala-hetur bhŭr , mã te sango ‘stv akarmani (B.G. Dwitiya adhyaya, sloka 47) -- Berbuatlah hanya demi kewajibanmu, bukan hasil perbuatan itu (yang kau pikirkan), jangan sekali-kali pahala jadi motifmu dalam bekerja, jangan pula berdiam diri tanpa kerja.

Generasi Muda Hindu Anti Narkoba

Kamis, 27 April 2017

Pembimas Hindu Serahkan SK Penyuluh Agama Hindu Non PNS di Konsel

Pembimas Hindu, Ngakan made Sudiana (kanan) menyerahkan SK penyuluh secara simbolis kepada Kepala Kantor Kemenag Kab. Konsel, Adnan Saufi (tengah). 
Andoolo, (Inmas Sultra) - Optimalisasi tugas dan Fungsi Penyuluh Agama Hindu Non PNS, Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra adakan kegiatan Pembinaan dan Penyerahan SK Penyuluh Agama Hindu Non PNS wilayah Binaan Kabupaten Konawe Selatan dan Bombana, kepada 17 orang penyuluh. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Konawe Selatan pada hari Jumat, 21 April 2017. Dihadiri oleh Pembimas Hindu, Kepala Kantor Kemenag Kab. Konawe Selatan bersama Kasi Bimas Hindu, Ketua PHDI Kab. Konawe Selatan dan beberapa Ketua PHDI Kecamatan Se-Konsel. 

Adapun ke 17 orang penyuluh ini, yaitu 15 orang Penyuluh Kab. Konawe Selatan, dan 2 orang Penyuluh Kab. Bombana. Perbedaan jumlah penyuluh ini tentunya terkait besaran jumlah penduduk yang menjadi kelompok binaan dan SDM di Kabupaten tersebut. Jumlah penyuluh di Kabupaten Konawe Selatan pada tahun ini menurun, yang awalnya 19 orang pada tahun 2016, kini menjadi 15 orang. Tentu hal ini terjadi akibat seleksi yang ketat saat pengangkatan bulan Januari yang lalu. 

Kegiatan Pembinaan diawali dengan Pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua PHDI Konawe Selatan, Gusti Adi Suantara. Gusti Adi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kementerian Agama dan Bimas Hindu karena telah menugaskan 15 orang penyuluh Agama Hindu Non PNS di Kab. Konawe Selatan, ini akan sangat membantu majelis dalam meringankan, pelaksanaan kegiatan pembinaan umat Hindu di Konsel. “Kami berharap kita bisa bersinergi, berjalan bersama-sama dalam mensosialisasikan program Kementerian Agama, PHDi, dan pembinaan umat. Permasalahan penyuluh ke depan semoga bisa teratasi, jika kita bersama-sama terutama masalah mental dan kemampuan penyuluhan. Penyuluh wajib memberikan penerangan, mari menabung karma, meningkatkan sradha dan bhakti umat Hindu,” tegasnya.

Selanjutnya Pembimas Hindu Ngakan Made Sudiana dalam sambutannya menyampaikan alasan dari pembinaan kegiatan ini di Kabupaten Karena keterbatasan dana pembinaan di provinsi, Pembimas Hindu mengumpulkan para penyuluh di ibu kota Kabupaten masing-masing. Dengan kesederhanaan Pembinaan pun lebih optimal. Semoga di tahun depan kegiatan Pembinaan Bisa difokuskan kembali di Kendari dengan mengundang mentor yang baik dan berkualitas.

Pembinaan ini sengaja mengundang PHDI Kabupaten dan Kecamatan, tentunya ini bertujuan untuk merubah paradigma Penyuluh Non PNS agar rasa memiliki dan tanggungjawabnya ada. Jangan sampai ada lagi ucapan, penyuluhnya ada, honornya ada, laporan ada, tapi tidak pernah melaksanakan penyuluhan. 

Di acara ini pun Pembimas Hindu berpesan pada pengurus PHDI Konsel agar penyuluh-penyuluh ini dibina dengan baik dan difasilitasi di masyarakat. Pembimas Hindu menitipkan Penyuluh ini agar dibina, dipanggil, dan diajak bersama-sama dalam menyelenggarakan pembinaan umat Hindu. 

Yang menjadi penekanan Pembimas Hindu adalah, terkait data. Penyuluh diharapkan mengimpun data umat Hindu riil di lapangan. Karena masalah data sangat berpengaruh kepada anggaran yang disediakan.

Kepala Kantor Kemenag Kab. Konsel, Adnan Saufi dalam sambutannya juga berpesan kepada penyuluh untuk melaporkan kegiatannya secara riil di lapangan seperti apa, karena penyuluh ini adalah corong utama pembinaan umat, merupakan tangan pemerintah/Kemenag. “Nanti saat menyetor laporan, wajib diketahui oleh PHDI Kecamatannya, laporan anda juga dibuat rangkap 2, satu untuk di Kasi Bimas Hindu, yang satu untuk di Kanwil,” imbuhnya.

Adnan Saufi juga menyampaikan, bahwa nanti Kantor Kemenag Kab. Konsel akan menyelenggarakan kegiatan Dialog Intern Umat Hindu, “Nanti kita juga aka nada dialog kerukunan intern umat Hindu, para pengurus majelis dan lembaga keagamaan Hindu serta para penyuluh tentunya akan diundang hadir bersama, kita akan bahas semua terkait keumatan. Selain itu, kami mohon, apabila umat Hindu memiliki kegiatan keumatan, agar kami juga dilibatkan bersama, sehingga tidak ada lagi anggapan Kementerian Agama hanya milik satu agama saja,” tegasnya. 

Setelah sambutan Kankemenag Kabupaten Konawe Selatan, dilakukan penyerahan SK Penyuluh secara simbolis oleh Pembimas ke Kepala Kantor Kemenag, dan dari kankemenag menyerahkan ke perwakilan Penyuluh secara simbolis di dampingi Ketua PHDI Konsel.

Selain pembinaan terkait tugas dan fungsi penyuluh, juga dilakukan pembinaan administrasi penyuluh dan pelaporannya oleh JFU Bimas Hindu, Pande Kadek Juliana. (PKJ)

Artikel Menarik Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...