teks berjalan

karmany evadhikarãste, mã phalesu kadãcana, mã karma-phala-hetur bhŭr , mã te sango ‘stv akarmani (B.G. Dwitiya adhyaya, sloka 47) -- Berbuatlah hanya demi kewajibanmu, bukan hasil perbuatan itu (yang kau pikirkan), jangan sekali-kali pahala jadi motifmu dalam bekerja, jangan pula berdiam diri tanpa kerja.

Generasi Muda Hindu Anti Narkoba

Wednesday, June 12, 2024

Mau Ajukan Tanda Daftar Lembaga Atau Yayasan Keagamaan Hindu? Simak Syaratnya!

Yayasan dan Lembaga Agama dan Keagamaan Hindu yang akan mengajukan permohonan Tanda Daftar pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, silakan melakukan pengisian data dan mengupload Proposal pengajuan dalam bentuk PDF di link berikut ini:

https://bit.ly/Permohonan_Tanda_Daftar_Kelembagaan

Contoh Berkas Pendaftaran Lembaga Keagamaan Hindu/Sanggar, dll

Contoh Berkas Pendaftaran Yayasan Hindu

Penyuluh, Pande Kadek Juliana bersama Kasubdit Pemberdayaan Umat Ditjen Bimas Hindu, Pak Alit Tinggal Yasa

Adapun persyaratan yang dibutuhkan antara lain:

Monday, May 20, 2024

Mau Daftar Pasraman Sekolah Minggu? Ini Persyaratannya!

Mau Daftar Pasraman Sekolah Minggu di Ditjen? Ini link Pendaftarannya, Silakan di buat proposalnya jika sudah selesai silakan di scan jafikan pdf lalu imput di link:
https://bit.ly/TandadaftarPasramanSekolahMinggu

SYARAT-SYARAT PENGAJUAN TANDA DAFTAR PASRAMAN SEKOLAH MINGGU

1 Surat Permohonan yang ditunjukan kepada Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agam Republik Indonesia
2. Latar belakang Pasraman
3. Rekomendasi darı Kakanwil/Pembimas/Kakandep
4. Surat Keterangan Dari Yayasan/PHDI Yang Menaungi
5. Struktur Organisasi/Susunan Pengurus Lembaga
6. Profil Pasraman
7. Domisılı Pasraman (Alamat Lengkap)
8. Alamat Ketua, Telpon WA dan Email
9. Pas Photo Ketua UK. 4x6 Berwarna (2 Lembar)
10. Data Siswa
11. Data Guru dan Tenaga Kependidikan Pasraman
12. Documentasi Pasraman

Monday, April 15, 2024

Mimbar Agama Hindu: Pasrah Tapi Tidak Menyerah #titiandharma

Jangan lupa dengarkan mimbar agama Hindu di RRI Pro 1 Kendari, setiap hari Rabu Pk. 20.30 - 21.00 WITA. 

Friday, March 15, 2024

Sambut Nyepi 1946 Caka: Umat Hindu di Kendari Laksanakan Melasti Di Pantai Nambo

Tarian Rejang menyambut Tirtha Amertha 
Kendari (Humas Sultra) – Ratusan Umat Hindu di Kota Kendari melaksanakan upacara Melasti di Pantai Nambo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (7/3/2024).

Melasti ini merupakan rangkaian kegiatan umat Hindu jelang perayaan hari raya Nyepi tahun baru Saka 1946, yang jatuh pada 11 Maret 2024.

Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sulawesi Tenggara, I Nyoman Sudiana mengatakan, makna Melasti adalah untuk pembersihan diri, baik perkataan, pikiran maupun perbuatan yang telah dilakukan.

Kemenag Lounching Pendidikan Widyalaya Sejenis Madrasah Di Jakarta

Launching Pendidikan Widyalaya

Jakarta (Inmas Sultra) – Kementerian Agama R.I. (Kemenag) Lounching Pendidikan Widyalaya, Kamis (14/03/2024) di Auditorium H. M. Rasjidi Gedung Kemenag, Jl. M.H. Thamrin No. 6 jakarta Pusat.

Peluncuran Pendidikan Widyalaya atau pendidikan umum bercirikhas keagamaan Hindu ini diresmikan oleh Menteri Agama yang diwakili oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt. Sekjen) Kemenag Abu Rokhmad yang didampingi Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

Saturday, March 9, 2024

Ribuan Umat Hindu Kota Baubau dan Buton Melasti di Pantai Lambora

Barangka, Jumat 8 Maret 2024
Dilaksanakan Melasti bersama oleh tiga Desa  Adat (Desa Adat Ngkari-Ngkari Kota Baubau, Desa Adat Wanajati Kota Baubau dan Desa Adat Sekarsari Kab. Buton). Melasti ini dilaksanakan di Pantai Pemelastian Lambora, tempat yang dimiliki oleh Tiga Desa Adat sebagai tempat kegiatan keagamaan Hindu dibawah koordinir Badan Otoritas Pura Pemelastian Pantai Lambora. 
Kegiatan ini di ikuti oleh ribuan umat Hindu yang ada di ketiga Desa Adat dan dua wilayah Kota Baubau dan Kabupaten Buton, berbaur menjadi satu dalam kebersamaan. 

Melasti ini dilakukan dalam rangka rangkain Hari Suci Nyepi dengan tujuan mengiringi manifestasi Tuhan (Prawatek Dewata)membersihkan alam semesta dan mengambil tirtha amertha ditengah lautan. 
Uoacara diawali dengan menghaturkan pecaruan, melis, mapakelem dan mengambil tirtha amertha. Setelah itu dilaksanakan persembahyangan bersama. Setelah menerima air suci dan bija diselingi oleh penyampaikan hasil paruman PHDI Prov oleh Ketua PHDI Kota Baubau bapak Jro Mangku Ketut Siwayasa Siwo , dilajutkan dengan pengutan pesan dharma terkait melasti dan nyepi oleh penyuluh agama Hindu Kemenag Kota Baubau, dan penyampaian terakhir oleh Ketua Badan Otoritas tentang keberadaan pantai lambora. Upacara ini juga di iringi oleh seka gong remaja ketiga desa adat silih berganti menabuhkan alunan gita suara. 

Acara melasti ini tiap tahun dilakukan dengan baik dan tertib, dibantu oleh pecalang, pihak kepolisian polsek bungi dan kapontori, babinsa serta petugas kesahatan yang siaga dari Puskesmas Kampiono. 
#bimashindusultra
Sumber: I Nyoman Suweta
Editor: Pande Kadek Juliana 

Thursday, December 14, 2023

DATA UMAT HINDU DI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2023

Sobat Religi, yuk simak data umat Hindu di Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2023. Data diambil dari situs Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil https://gis.dukcapil.kemendagri.go.id/peta/ per tanggal 30 Juni 2023, data ini sesuai dengan jumlah umat Hindu yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan telah terdaftar di Dukcapil. 

web gis.dukcapil.kemendagri

Sulawesi Tenggara memiliki jumalah total penduduk sebanyak 2.726.590 jiwa dengan luas wilayah 36,159.71 km2, umat Hindu berjumlah 51.546 jiwa, termasuk urutan kedua setelah Islam. 

rekap jumlah umat beragama di Sulawesi Tenggara Tahun 2023

Umat Hindu di Sulawesi Tenggara tersebar di 17 Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Tenggara. Sampai saat ini dari 17 Kabupaten/Kota tersebut umat Hindu ada di 13 Kabupaten/Kota. Keberadaan umat Hindu di Sulawesi Tenggara berawal dari transmigrasi masyarakat Bali pada tahun 1968 di Desa Jati Bali, Kab. Konawe Selatan. berlanjut ke tahun berikutnya hingga terakhir 2016 masih ada transmigrasi masuk sejumlah 12KK di UPT Tongauna, Kec. Uesi, Kab. Kolaka Timur. Untuk penduduk asli yang beragama Hindu sampai saat ini kami belum temukan karena peradaban Hindu di Buton sudah tergantikan dengan kesultanan. Selain Bali, umat Hindu di Sulawesi Tenggara juga ada yang berasal dari Jawa dan Tolotang. Secara keseluran persebaran umat Hindu di Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara kami sampaikan melalui tabel berikut. (Pande Jul)

Data Jumlah Umat Hindu di Sulawesi Tenggara Tahun 2023


Saturday, October 14, 2023

Pembimas Hindu Harapkan Pinandita Menjadi Pelopor Moderasi Beragama

Kendari (Humas Sultra) -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara yang diwakili Pembimas Hindu, I Komang Sukeyasa memberikan sambutan dalam Pembukaan Kegiatan Pembinaan Pinandita dan Sarati Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korwil Sultra di Wantilan Jagadhita, Pura Penataran Agung Jagadhita Kendari Sulawesi Tenggara, Jumat, 13 Oktober 2023 dan dibuka langsung Ketua Umum PSN Pusat.

Sukeyasa menyampaikan bahwa peran Pinandita/Pemangku saat ini tidak hanya ngantebang Banten/upakara. 

Artikel Menarik Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...