teks berjalan

karmany evadhikarãste te, mã phalesu kadãcana, mã karma-phala-hetur bhŭr , mã te sango ‘stv akarmani (B.G. Dwitiya adhyaya, sloka 47) -- Berbuatlah hanya demi kewajibanmu, bukan hasil perbuatan itu (yang kau pikirkan), jangan sekali-kali pahala jadi motifmu dalam bekerja, jangan pula berdiam diri tanpa kerja.

Rabu, 18 Januari 2017

Apa Ya, Tugas dan Fungsi Penyuluh Agama Hindu?

Penyuluh Agama Hindu Non PNS memiliki tugas dan fungsi sebagai berikut:

Tugas Penyuluh :
a.
Melaksanakan penyuluhan agama dalam arti yang luas, yaitu pembimbingan dan penerangan di bidang agama Hindu;
b.
Memberikan teladan kepada umat Hindu melalui tindakan, ucapan dan pikiran;
c.
Sebagai perpanjangan tangan Ditjen Bimas Hindu, Kementerian Agama dalam menyampaikan visi, misi, program dan kegiatan Ditjen Bimas Hindu, Kementerian Agama;
d.
Mengembangkan berbagai metode, materi dan media penyuluhan agama dan pembangunan melalui bahasa agama
e.
Melaporkan hasil pelaksanaan tugas secara berkala kepada Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara u.p. Pembimas Hindu.

Fungsi Penyuluh :
a.
Informatif, yaitu sebagai tempat untuk memperoleh informasi tentang visi, misi, program dan kegiatan Ditjen Bimas Hindu, Kementerian Agama serta isu-isu aktual  berkenaan dengan kehidupan keagamaan;
b.
Edukatif, yaitu sebagai soko guru yang mendidik umat sesuai dengan kitab suci Weda dan Susastera Weda lainnya;
c.
Konsultatif, yaitu sebagai tempat bertanya dan mengadu bagi umat dalam memecahkan dan menyelesaikan masalah, khususnya masalah keagamaan;
d.
Advokatif, yaitu memberikan pembelaan kepada kelompok sasarannya dari ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dihadapi, baik secara internal maupun eksternal. (pkj)

Selasa, 17 Januari 2017

INFORMASI PENGANGKATAN PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS 2017

Om Swastyastu, Informasi penyuluh Agama Hindu Non PNS Sultra :

1. Untuk Tahun 2017, Bagi penyuluh Non PNS 2016 yang masih mau mengabdi menjadi penyuluh Non PNS (yg belum terangkat PNS/Kontrak Daerah atau Kementerian/Lembaga Negara Lainnya/terikat kontrak instansi lain), mohon mengirimkan surat lamaran/permohonan perpanjangan sebagai Penyuluh dg melampirkan : Surat permohonan, REKOMENDASI PHDI/Bimas setempat, Foto copy Ijasah terakhir, Copy KTP, Foto 3x4 berwarna 1 lembar. Paling lambat Desember 24 Januari 2017. Ingat Laporan 2016 yg belum mengumpul agar dikumpulkan segera, akhir Januari ini. Bagi yg tanggal ditetapkan tidak juga mengirim laporan dan lamaran, akan tidak diakomodir lagi di tahun 2017.

2. Di tahun 2017, akan ada penambahan kuota penyuluh Non PNS, yang dulu 55 orang (2016) akan menjadi 60 orang (2017). Jadi akan ada 5 Kursi Kosong dan tambahan beberapa penyuluh 2016 yg mengundurkan diri, terangkat PNS, Terangkat Kepala Desa, Pegawai Kontrak/Honor daerah (jumlahnya masih belum dipastikan pengurangan dari yang terdahulu). 

3. Bagi Umat Hindu yang berminat dan mau mengabdi, bukan hanya retorika tapi mau berbuat untuk umat, untuk diangkat menjadi penyuluh agama Hindu Non PNS Tahun 2017, bisa mengajukan lamaran, selambat-lambatnya 20 Januari 2017. Dengan syarat : Surat permohonan, REKOMENDASI PHDI/Bimas Hindu setempat, Foto copy Ijasah terakhir (minimal SMA/SMK), Copy KTP, Foto 3x4 berwarna 1 lembar. Diutamakan s1 Agama Hindu baik pendidikan, sosial, filsafat, dll. Pelamar akan mengikuti seleksi administrasi dan wawancara yg tanggalnya akan diinformasikan ke pelamar melalui pesan singkat.

4. Honor penyuluh Agama Hindu Non PNS pada tahun 2017 adalah sebesar Rp500.000,-/bulan, sesuai KMA 776 Tahun 2016.

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

TTD. 
Inmas Bimas Hindu.

Senin, 09 Januari 2017

Lokasabha I Lembaga Keagamaan Hindu Tingkat Kabupaten Konawe Selatan

Umat Hindu Kabupaten Konawe Selatan menyelenggarakan Lokasabaha I PHDI, WHDI, PSN, Prajaniti dan Lokasabha IV Peradah Kabupaten Konawe Selatan. Kegiatan yang diselenggarakan sehari penuh, dari pagi hingga malam (8 Januari 2017) di Desa Lalonggapu, Desa Adat Tridanamulya, Kecamatan Landono, Kab. Konawe Selatan ini adalah yang pertama kalinya oleh Lembaga Keagamaan Hindu dilaksnakan secara serentak. 

Jumat, 16 Desember 2016

Pura Puncak Wana Giri

Pura Puncak Wana Giri
Lokasi : Desa Puuduria, UPT. Amohola, Kec. Moramo, Kab. Konawe Selatan.

Pemangku : 
1. Jro Mangku Made Weda
2. Dewa Mangku Nyoman Ngurah

Adat Wana Giri : 
Ketua : Wayan Warsana

Ketua PHDI Desa : Wayan Doblet Ariarsana. 

Umat Penyungsung sejumlah 27 KK, 95 jiwa. Trans sejak taun 2008, asal trans Bali (Bangli, Gianyar, Karangasem). Kondisi umat, mata pencaharian sektor pertanian, pengelolaan kebun dan ternak Sapi, Kambing. 

Info kunjungan umat, bisa hubungi admin.



Kamis, 01 Desember 2016

Raih 16 Emas, Kota Kendari Juara Umum UDG IV Sultra Tahun 2016

Kendari (Inmas Sultra) - Kakanwil Kemenag Sultra, H. Mohamad Ali Irfan menyerahkan trofi juara umum kepada Ketua LPDG Kendari, I Made Dwinanto, selaku Ketua Kontingen Kota Kendari yang menjadi juara umum perhelatan Utsawa Dharmagita IV Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016.

Penyerahan trofi juara diberikan pada rangkaian acara penutupan (27/11) Utsawa Dharmagita atau lomba pelafalan dan pengamalan kitab suci Weda, yang pelaksanaannya dipusatkan di Hotel Athaya Kendari mulai tanggal 26-27 November 2016.

Sekda, Lukman Abunawas Buka Utsawa Dharmagita IV Sultra

Kendari (Inmas Sultra) - Tingkatkan Sradha dan Bhakti Umat Hindu dan pendalaman ajaran kitab Suci Weda, Lembaga pengembangan Dharmagita (LPDG) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) selenggarakan Utsawa Dharmagita (UDG) IV Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan resmi dimulai 26-27 November 2016 yang berlangsung di Hotel Athaya, Kendari.

Utsawa Dharmagita adalah jenis lomba keagamaan bagi umat Hindu. Bagi umat Islam, biasa disebut Musabaqah Tilawatil Quran dan untuk umat Nasrani adalah Pesparawi.

Jumat, 14 Oktober 2016

Pembimas Hindu Serahkan Bantuan Pakaian Topeng Di Desa Jati Bali

Konawe Selatan, (Inmas Hindu) - Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melaui program Bantuan Pembinaan dan pengembangan Budaya Keagamaan di tahun 2016 ini membantu Lembaga Umat Hindu di dua lokasi dengan bantuan Seperangkat Pakaian Tari Topeng 'Sidakarya" Lengkap, salah satunya yaitu PHDI Kab. Konawe Selatan.

Kamis, 13 Oktober 2016

Persiapan UDG Tingkat Provinsi, LPDG Konawe Gelar UDG Kabupaten

Kendari (Inmas Sultra) - Dharmagita sebagai nyanyian suci keagamaan Hindu memiliki peran sangat penting dalam pembinaan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran agama Hindu di seluruh Indonesia. Teksnya bersumber pada ajaran suci Weda yang mengandung nilai-nilai spiritual, etika, dan estetika yang sangat tinggi sehingga memberi tuntunan pemahaman agama Hindu mulai dari aspek Tattwa, Susila, ataupun Acara/Upacara.

Artikel Menarik Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...