teks berjalan

karmany evadhikarãste te, mã phalesu kadãcana, mã karma-phala-hetur bhŭr , mã te sango ‘stv akarmani (B.G. Dwitiya adhyaya, sloka 47) -- Berbuatlah hanya demi kewajibanmu, bukan hasil perbuatan itu (yang kau pikirkan), jangan sekali-kali pahala jadi motifmu dalam bekerja, jangan pula berdiam diri tanpa kerja.

Generasi Muda Hindu Anti Narkoba

Kamis, 28 November 2013

Hindu Kami Datang Padamu

Buku bermutu terbitan Media Hindu

Kisah 6 Perempuan Muda bertemu dengan Jalan Dharma...! Buku ini diberi judul "Hindu, Kami Datang Padamu" menyiratkan bahwa mereka sampai ke jalan Dharma karena kemauannya sendiri. Tidak ada yang membujuk, mengiming-iming baik dengan bantuan sosial duniawi atau sorga yang gampang, apalagi tekanan. Kisah mereka membuat hati terharu, akan pergulatan batin dan keberanian mereka menempuh jalan baru setapak yang jarang dilalui orang. Mereka seolah-olah berkata kepada kita "Ini lho Hindu itu!" Penemuan mereka adalah juga penemuan kita. Mereka menuntun kita untuk melihat keyakinan kita dengan cara baru. Karena mereka kita melihat apa yang sebelumnya kita tidak lihat atau abaikan (editor Ngakan Made Madrasuta)

Buku ini persembahan dari Yayasan Jaringan Hindu Nusantara.

Minggu, 24 November 2013

Kegiatan Monev PHBS di Kab. Konawe

Pertemuan PHBS di Konawe

Sabtu 23 November 2013, dari pukul 15.00-17.30, bertempat di Desa Adat Yajna Bhakti, Desa Ambopi, Kecamatan Tongauna, Kab. Konawe, Tim Monev (monitoring dan evaluasi) PHBS di Pura dan Pasraman, rumah tangga, dan lingkungan program MOU Kemenkes dan PHDI Pusat mendatangi wilayah tersebut. Dari PHDI Pusat (dr Saringsih) dari Pusat Puspromkes Kemenkes RI (Adhi Dharmawan, S.KM, M.PH), dari Dinkes Prov. Sultra (Kadek Sutomo, S.KM, M.Kes) dan PHDI Sultra (Drs. I Made Sukada, M.Pd), bersama nang bagia, kegiatan tersebut dilaksankaan sebagai tindak lanjut dari kegiatan Orientasi Fasilitator dan Kader yang dilaksanakan beberapa bulan yang lalu di Hotel Horison Kendari, sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan di Kabupaten.

Sabtu, 23 November 2013

Kegiatan Monev PHBS di Konawe Selatan

Foto bersama di Pura Desa Puseh Desa Tridanamulya
Jumat 22 November 2013, dimulai pukul 14.00-19.30 bertempat di Desa Tri Dana Mulya, Kecamatan Landono dan Desa Jati Bali, Kecamatan Ranomeeto dilaksanakan kegiatan Monev (Monitoring dan Evaluasi) PHBS di pura dan Pasraman, Rumah Tangga, dan kesehatan lingkungan dan program MOU Kemenkes RI dengan PHDI Pusat. Dalam kesempatan tersebut dari Tim Monev dari pusat yaitu Ibu dr Sariningsih, dari Promkes Pusat Kemenkes RI Bapak Adi Dharma, S.KM, M.PH. Dari unsur PHDI Provinsi, Drs. I Made Sukada, didamping Nang Bagia, Disamping itu dari Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan diwakili Oleh Bapak Awaluddin, S.KM, M.Si, dari unsur PHDI Konawe Selatan, PHDI Kecamatan Landono, PHDI Desa Adat Tri Dana Mulya, Ketua Adat, para Fasilitator dan Kader Kesehatan Desa dan Kabupaten, yang secara keseluruhan berjumlah 26 Orang.

BPH Sultra Laksanakan Pembinaan Umat Di Puupi Konawe Utara


Minggu, 17 November 2013, rahina purnama kelima, di laksanakan kegiatan pembinaan umat oleh Badan Penyiaran Hindu Sulawesi Tenggara, bertempat di Desa Puupi, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara. Kegiatan bertepatan dengan piodalan Pura Eka Khayangan Pura setempat. Hadir ketua Badan Penyiaran Hindu Prov. Sultra, Bapak Nengah Suliarta, SE, M.Fil.H yang didampingi istri Ibu Ni nengah Sudarmi, SE, bersama Nang Bagia. 

Dalam kesempatan tersebut disampaikan pengarahan dari Ketua Badan Penyiaran Hindu dan pesan dari Ketua PHDI Sultra, yaitu menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada masyarakat Desa Puupi, karena telah melaksanakan kewajibannya dengan baik untuk membayar IWUH. Warga Hindu di Desa Puupi, merupakan warga transmigrasi dengan jumlah 40 kk, yang secara keseluruhan berjumlah 200 Jiwa. Keberdaan warga Hindu di Desa tersebut sampai saat ini sudah 15 tahun. Kegiatan pembinaan umat disi dengan Dharma Wacana singkat oleh Nang Bagia, dan Dharma Tula. Pertanyaan yang diajukan warga berkaitan dengan Caru, yang menjadi PR bagi Nang Bagia.(NB)

Senin, 18 November 2013

KENAPA SIH? Grand Design Hindu Indonesia

Yang belum tau apa itu dan tujuan Grand Design Hindu Dharma Indonesia dari Parisada Pusat, Nah ini dia yang bikin/mengkonsep Grand Design itu, Yuk coba cari tau...! ^_^ Biar gak salah...! Arsana dan Nyoman Marta dari Parisada Pusat akan memaparkannya.

Check this out..!!




Cari Tau Tentang Mudra Yuk..!

Banyak umat Hindu yang tidak tau apa itu Mudra. Betul atau tidaaaaaaaaaak...?? Yuk cari tau... ^_^
*
Dalam wikipedia disebutkan, Mudrā [muːˈdrɑː] (Dewanagari: मुद्रा, dalam bahasa Sanskerta artinya: "lambang" atau "segel") adalah gestur atau sikap tubuh yang bersifat simbolis atau ritual dalam Hinduisme dan Buddhisme. Ada beberapa mudrā yang melibatkan seluruh anggota tubuh, akan tetapi kebanyakan hanya dilakukan dengan tangan dan jari. Mudrā adalah gestur spiritual dan penanda energi dan keaslian dalamikonografi dan praktik spiritual dalam tradisi agama Dharma serta Taoisme.

Dalam yoga, mudrā dilakukan bersamaan dengan pranayama (latihan pernapasan yoga), umumnya dilakukan sambil bersila dalam poseWajrasana, dilakukan untuk merangsang berbagai bagian tubuh yang berkaitan dengan latihan pernapasan dan memengaruhi aliran prana dalam tubuh.

Minggu, 10 November 2013

Konsultasi Anggaran

Kamis, 7 Nopember 2013, Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara, Ngakan Made Sudiana,S.Pd.,MM. melakukan koordinasi dengan Sesditjen Bimas Hindu Kemenag R.I., I Wayan Suharta, S.Ag.,M.Si. di Jakarta. Koordinasi dilakukan terkait penyesuaian dan penyusunan Anggaran Bimas Hindu Sultra Tahun 2014. 

Berbagai usulan kegiatan telah diajukan untuk melaksanakan program Bimbingan Masyarakat Hindu Tahun Anggaran 2014, namun seperti yang dikatakan Bapak Sekretaris, semua telah diplot bertolak pada keadaan keuangan negara saat ini terkait melemahnya nilai Rupiah dan faktor lainnya. "Kita tidak bisa menentukan sendiri jumlah anggaran yang kita kelola, semua ada mekanismenya," tuturnya.

Kamis, 07 November 2013

PD KMHDI SULTRA ADAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI PEOHO

Pembukaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat PD KMHDI Sultra
Dalam rangka realisasi program kerja PD KMHDI Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2013, Sabtu - Minggu, 2-3 November 2013, tepat pada hari raya Kuningan yang lalu melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Sulawesi Tenggara Tahun 2013 di Desa Peoho, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka.

Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 2 November 2013 di Gedung Pasraman Girindra Yoga Desa Peoho. Dalam hal ini, PD KMHDI bekerjasama dengan Parisada Desa Peoho, Pasraman Girindra Yoga, Peradah Desa dan Masyarakat Hindu di sana. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Parisada Kecamatan Watubangga, Bapak Pinandita Nyoman Sara Sunyasa.

Dialog Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulwesi Tenggara

Dialog FKUB Tahun 2013
Rabu, 6 November 2013 FKUB Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Kegiatan Dialog Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulwesi Tenggara Tahun 2013, bertempat di Aula, Gereja Santo Clements, Mandonga, Kendari. 

Dengan mengambil tema "Perkawinan Beda Agama menurut masing-masing Agama (Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha)", FKUB mencoba menggali paham masing-masing agama terkait masalah pernikahan beda agama. 

Rabu, 06 November 2013

Orientasi Penggunaan Tenaga Rohaniwan Asing oleh Yayasan Kerohanian

Dalam usaha menciptakan kerukunan dan meningkatkan peran Kelembagaan Hindu khususnya, dalam mengisi pembangunan serta mempererat tali simakrama di antara Rohaniwan Asing dengan Umat Hindu dan Yayasan. Subdit Kelembagaan Direktorat Urusan Agama Hindu Kementerian Agama R.I. menyelenggarakan Orientasi Penggunaan Tenaga Rohaniwan Asing oleh Yayasan Kerohanian Tahun 2013 di Pontianak, hari Kamis s.d. Sabtu, tanggal 17-19 Oktober 2013 di Hotel Mercure Pontianak, Jl. Jenderal Ahmad Yani No.91 Pontianak.

Minggu, 03 November 2013

ORIENTASI PINANDITA/PEMANGKU SE-PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2013

Pinandita/Pemangku adalah Rohaniman Hindu pada tingkat ekajati yang memiliki peranan penting dalam pelaksanaan upacara-upacara keagamaan yang bertugas sebagai pemuput wali dalam upacara/adat dapat ngeloka palaseraya. Pinandita/Pemangku juga menjadi mitra para Sarati Banten dalam melayani umat. Sebagai pelaksana dalam pelaksanaan upacara keagamaan seorang Pinandita dan Sarati Banten juga dituntut untuk memiliki wawasan yang luas berkaitan dengan upacara keagamaan, bahkan tidak hanya melaksanakan upacara yajna tetapi juga diharapkan mampu dan sanggup memberikan pencerahan kepada masyarakat.

Pemilihan Keluarga Sukhinah Teladan Tingkat Nasional 2013

Om swastyastu, Jakarta, Senin 19 Agustus 2013, Bertempat di Hotel OASIS  Amir Jakarta, Bapak Dirjen Hindu Prof Dr. I.B. Yudha Triguna MS, secara resmi membuka Pemilihan Keluarga Sukhinah Teladan Tahun 2013. Dalam sambutanya Bapak Yudha Triguna Mengharapkan bahwa, Tujuan Utama Perkawinan Menurut Pandangan Agama Hindu Adalah untuk mendapat anak suputra yang dapat menyelamatkan leluhurnya dari Neraka, Jadi dalam keluarga Hindu di harapkan terlahir anak yang suputra yaitu anak yang berbudi luhur, berpengetahuan dan bijaksana (Pradnjana dan Sadhu). Dengan demikian maka perencanaan membangun keluarga Sukhinah (Sejahtera) secara lahir dan bathin dapat terwujud. 

Telah Terbit Buku Pedoman Manggala Upacara dan Buku Upakara (Banten) dalam Upacara Yajna

Om Swastyastu,
Yth. Bapak/Ibu Umat se-Dharma

Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat  bekerja sama dengan Yayasan Dharma Pinandita (YDP) yang merupakan yayasan resmi dari PSN, telah menerbitkan buku sbb:

Buku Pedoman Manggala Upacara Yajna (292 hal): menjelaskan urutan dan prosedur upacara yajna lengkap dengan mantram serta arti dari mantramnya. Harga Rp30.000 (tiga puluh ribu) per buku belum termasuk ongkos kirim.

Sabtu, 02 November 2013

Sekilas Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Nasional

Oleh : Pande Kadek Juliana,S.S.

Om Swastyastu.

A.    LATAR BELAKANG
         Pembangunan Nasional pada hakekatnya  adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia. Ini berarti bahwa Pembangunan Nasional tidak hanya meningkatkan kemajuan kehidupan  di bidang fisik, tetapi juga di bidang rohaniah keagamaan. Sehingga kehidupan manusia dan masyarakat Indonesia menjadi lebih mantap serta memiliki lahir dan batin yang selaras, serasi dan seimbang.

Berkarmalah

Tak terasa manusia lebih terlena dalam suasana kebahagian atau titik kenyamanan sesaat yang maya hingga sering menyimpang dari planing trek pendakian hidup sesungguhnya.

Umat sedharma, mari belajar paham.

Ucapkanlah, Oh Hyang Widhi, hamba tak ingin sperti burung mati d lumbung padi, terima kasih karena membuat hamba sadar bahwa engkau sejatinya sangat spesial, memberi kejutan disaat tak terduga, memberi tangis dalam tawa, dan memberi suka dalam tiap duka.

Selalu penuh misteri dan rahasia, walau tak jarang engkau memberi hamba isyarat sang kala yg sering hamba sepelekan, sungguh sejatinya engkau maha pemurah lagi penyayang.

Perjalanan Ke Dalam Diri

Umat sedharma, mari belajar paham.

Bahwa, sejauh mana serta sebesar apapun usaha kita mengejar dan menapaki kerasnya jalan kehidupan, hasil yang akan diperoleh semuanya bersifat duniawi baik menyedihkan maupun menggembirakan.

Jika kita ingin berada pada dimensi terlepas dari keduniawian (tidak sedih maupun tidak gembira), maka jalan yang mesti ditempuh adalah perjalanan ke dalam diri untuk lebih memahai dari mana asal kita dan terakhir kita akan menuju ke mana.

Ini adalah proses mencari jatidiri (bukan identitas diri)

Mampukah kita??

-SangKala-

Jumat, 01 November 2013

Kunjungan Bimas Hindu Sultra di Desa Talumbinga


Bersama Bapak Made Mustika (Ketua Pasraman) dan Klian Adat Desa Talumbinga dalam rangka Kunjungan di Pura Desa & Puseh Desa Talumbinga, Kec. Landono, Kabupaten Konsel. 


Pura ini disungsung oleh 50 KK umat Hindu di Desa Talumbinga. Lokasinya di lereng bukit. Sementara waktu pura ini belum disengker karena keterbatasan dana yang dimiliki umat. 

Pembangunan dan rehabilitasi Pura Desa & Puseh ini berasal dari swadaya masyarakat dan bantuan dari Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI. 

Artikel Menarik Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...