teks berjalan

karmany evadhikarãste, mã phalesu kadãcana, mã karma-phala-hetur bhŭr , mã te sango ‘stv akarmani (B.G. Dwitiya adhyaya, sloka 47) -- Berbuatlah hanya demi kewajibanmu, bukan hasil perbuatan itu (yang kau pikirkan), jangan sekali-kali pahala jadi motifmu dalam bekerja, jangan pula berdiam diri tanpa kerja.

Generasi Muda Hindu Anti Narkoba

Selasa, 19 Agustus 2014

Orientasi MGMP Agama Hindu : Implementasi Kurukulum 2013

Kendari, (inmas sultra) --Dalam rangka peningkatan profesionalisme guru agama Hindu, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Agama Hindu Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Orientasi MGMP Agama Hindu Se Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2014. 

Orientasi dilaksanakan di Hotel Srikandi, Kendari, dari hari Selasa-Kamis, 19-21 Agustus 2014. 

Kegiatan ini terlaksana atas bantuan Kanwil kemenag Sultra program bimbingan masyarakat Hindu DIPA tahun 2014. 

I Putu Sudarmika selaku ketua panitia melapaorkan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi guru agama Hindu yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara. 

Minggu, 27 Juli 2014

Pesamuan Madya Parisada Sulawesi Tenggara Th. 2014

Dalam rangka optimalisasi kinerja dan sebagai bahan evaluasi kerja majelis, PHDI Prov. Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Pesamuan Madya PHDI Prov. Sultra Tahun 2014. Dengan mengambil tema : "Dengan Grand Design Hindu Indonesia 2050 Kita tingkatkan partisipasi Umat Hindu dalam pembangunan Daerah provinsi sulawesi Tenggara dalam rangka mewujudkan daya saing, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Jumat sore (18//7) ini, bertempat di Asrama Haji, Lepo-Lepo, Kendari. 

Selasa, 15 Juli 2014

Menag Buka Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional XII

Jakarta (Pinmas) —- Menag Lukman Hakim Saifuddin membuka secara resmi Acara Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional ke XII Tahun 2014, di Hotel Mencure Ancol Jakarta, Sabtu (12/07) malam.

Menag Lukman Hakim Saifuddin yang didampingi Sekjen Nur Syam, Dirjen Bimas Hindu, menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik acara ini. Menurutnya, ini adalah kesempatan pertamakali dirinya sebagai Menteri Agama mengikuti acara semacam ini.

Acara Utsawa Dharma Gita ini merupakan pendalaman dan pembacaan nilai-nilai kitab suci Veda ajaran bagi umat Hindu yang digelar 3 tahun sekali.

Senin, 30 Juni 2014

Rakorda X KMHDI Sutra & Pengabdian Masyarakat PC KMHDI Konawe

Konawe, (Inmas Sultra) -- Kegiatan Rakorda X KMHDI Sutra & Pengabdian Masyarakat PC KMHDI Konawe (22/6) yang kegiatannya di pusatkan di Desa Awasari (Nekudu/Lasada) Kecamatan Asinua Kabupaten Konawe. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 Hari dan selama dua hari dikhususkan untuk melakukan pengabdian masyarakat terkhusus bagi Umat Hindu yang berdomisili di Desa Pakraman Awasari tersebut. 

Beberapa kegiatan yang diselenggarakan diantaranya : Pasraman Kilat Bagi anak2 di usia Tingkat SD dan SMP, Materi tentang Sesana Pinandhita dan Dharma Tula tentang Tattawa, Susila dan Acara yang perkaitan langsung dengan Kepinandhitaan, serta Materi Dharma Wacana kepada seluruh Umat di Desa Pakraman Awasari tersebut. 

Selasa, 24 Juni 2014

KESEPAKATAN BERSAMA PHDI, DITJEN BIMAS HINDU, DAN SAMPRADAYA

Kesepakatan Bersama Menjaga Kesatuan Umat Hindu di Nusantara dibuat oleh :
  1. PHDI selaku Majelis Agama Hindu;
  2. Ditjen Bimas Hindu dan Buddha; serta
  3. Sampradaya yang ada di Indonesia.

Rabu, 18 Juni 2014

PURA PUSEH DESA ADAT TANDEBURA

Informasi terkait Pura :
  • Pura Puseh Desa Adat Tandebura
  • Jenis pura: Kahyangan Tiga
  • Alamat Pura di Linkungan 01, Kelurahan Tandebura, Kec. Watubangga, Kab. Kolaka
  • Hari piodalan : .................... 
  • Nama pemangku : Jro Mangku Made Gegel
  • Jumlah pengemong : ...............................
Foto & info by Iwe Brayut.

Senin, 16 Juni 2014

SUSUNAN PROPOSAL PERMOHONAN BANTUAN PURA

TANYA BIMAS
Umat : Pak Pembimas, bagaimana contoh format proposal yang benar untuk pengajuan bantuan Pura ke Pusat? Biar kami gak salah lagi dalam membuat proposal.

Pembimas : Ohh itu yang pak tanyakan, Bantuan Pura?

Secara umum isi proposal permohonan bantuan itu susunannya hampir sama, namun untuk permohonan bantuan pura, baik pembangunan/rehab pura dan permohonan sarana dan prasarana pura Isi dari proposalnya antara lain : 

1. Surat Permohonan bantuan
    Yang diajukan ke pusat ditujukan ke:
    Kepada :
    Yth. Dirjen Bimas Hindu Kemenag R.I.
    u.p. Direktur Urusan Agama Hindu
    Jakarta

    Yang diajukan ke Kanwil diajukan ke :
    Kepada :
    Yth. Kakanwil Kemenag Prov. Sultra
    u.p. Pembimas Hindu
    Kendari

2. Bab I Pendahuluan
    1.1 Latar belakang (uraikan sedikit sejarah berdirinya pura tersebut singkat saja); 
    1.2 Dasar Hukum
    1.3 Maksud dan Tujuan

3. Bab II Pelaksana Kegiatan
    2.1 Kepanitian (Susunan pengurus panitia pembangunan pura)
    2.2 Waktu Pelaksanaan
    2.3 Rencana Anggaran Biaya (RAB)

4. Bab III Penutup
    (Tanda tangan proposal (ketua pembangunan/pengurus pura+mengetahui PHDI Setempat + dan Penyelenggara/Kasi Bimas Hindu setempat)

5. Lampiran
    1. Rekomendasi Pembimas Hindu;
    2. SK Kepanitiaan
    3. Foto/gambar Pura yang akan direhab
    4. Rekening Pura/Penerima bantuan

Nah itu saja kok pak, ingat proposalnya dijilid ya...! ^_^

Bawa ke kanwil, nanti kami dari Bimas yang bantu untuk menyampaikan ke pusat. Dan ingat, proposal yang diajukan tahun ini, akan diusahankan dibantu pada tahun berikutnya, misalnya pengajuan 2014, maka kalau memenuhi syarat untuk dibantu akan dibantu di tahun 2015nya. Untuk info lebih lanjut bisa datang ke kantor Kanwil Kemenag Prof. Sultra di Jl. Jend, A. yani No. 6, Kendari. Umat harus kreatif dan rajin2 membuat proposal permohonan, karena kuantitas proposal yang masuk setiap tahunnya itu masih sedikit. Serta ingat, jangan terlalu berpangku dengan bantuan itu... Kan bantuan itu bisa ada bisa tidak tergantung ada atau tidaknya program dan anggarannya. Yang penting kita telah berusaha.

Umat : Ohh kenten, inggih, inggih pak.. suksma pak Pembimas...

Pembimas : Inggih semoga ada manfaatnya... ^_^

(PKJ)

Kamis, 12 Juni 2014

Pura Penataran Agung Jagadhita Kota Kendari

Candi masuk Pura di Madyaning Mandala
Pura Penataran Agung Jagadhita, terletak didekat kompleks bangunan P2ID (Pusat Promosi dan Informasi Daerah) Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kantor Camat Kadia, Kota Kendari.

Pada 2008 dilaksanakan renovasi Pura Penataran Agung Jagadhita meliputi : Padmasana dan perluasan Utama Mandala serta pembangunan Bale Pawedan, Panglurah, Candi Bentar, Bale Kulkul, Bale Pedawa Sara, Wantilan, dan Pengaspalan Kanista Mandala. Dan sampai saat ini di tahun 2017 sudah mengalami beberapa kali penataan dan perehaban dari bangunan Pura dan bangunan pendukung lainnya, sehingga tampak asri.

Pada tanggal 27 Juli 2008 di Pura ini dilaksanakan Upacara pamelaspasan, mapedagingan, ngenteg linggih, malabuh gentuh dan mapekelem ring segara. Yadnya terkait Utsawa Dharma Gita Nasional X 4-8 Agustus 2008. (Prasasti Pura)

Pura ini berstatus Pura Provinsi. Dan satu-satunya di Kota Kendari. Pura ini  disungsung oleh Banjar Sindhu Merta Kota Kendari, yang sampai saat ini (Maret 2017) tercatat 201 KK penyusung. Kelian Banjar, Gusti Kadek Sumertadana. 

Bagi yang berkunjung ke Kendari, kayaknya belum lengkap kalau tidak tangkil ke Pura ini. Apabila ada yang ingin melakukan tirtha Yatra ke Kendari bisa menghubungi kelian banjar Sindhu Merta. (PKJ)

Wantilan Pura di Kanistan Mandala.

Pura Penataran Agung Jagadhita Kota Kendari Tampak dari Udara

Pura Penataran Agung Jagadhita Kota Kendari

Rabu, 04 Juni 2014

SIMAKARAMA: WUJUDKAN HARMONI NUSANTARA

IBG Yudha Triguna memberikan sambutan dlm acara simakrama
(29/4) di Jakarta -- Wujudkan Harmoni Nusantara
Jakarta, (Inmas Sultra) -- Dalam rangka perayaan hari raya Nyepi Ditjen Bimas Hindu Kemenag R.I. menyelenggarakan kegiatan Simakrama Tokoh Umat Hindu dan Masyarakat Hindu Tahun 2014, Selasa (29/4). 

Simakrama yang dilaksanakan di Auditorium KH.M. Rasjidi Gedung Kementerian Agama RI, Jl. M.H. Thamrin No. 6 Jakarta ini mengambil tema "Melalui Simakrama Tokoh Umat dan Masyarakat Kita Wujudkan Harmoni Nusantara".

Menteri Agama, Surya Darma Ali dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam Nyepi, kita diminta untuk introspeksi diri. "Harmoni itu penting, karena dengan harmoni hidup bisa indah," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...