teks berjalan

karmany evadhikarãste te, mã phalesu kadãcana, mã karma-phala-hetur bhŭr , mã te sango ‘stv akarmani (B.G. Dwitiya adhyaya, sloka 47) -- Berbuatlah hanya demi kewajibanmu, bukan hasil perbuatan itu (yang kau pikirkan), jangan sekali-kali pahala jadi motifmu dalam bekerja, jangan pula berdiam diri tanpa kerja.

Generasi Muda Hindu Anti Narkoba

Thursday, November 11, 2021

SULAWESI TENGGARA LOMBA MEMBACA SLOKA ANAK PUTRI | UDG XIV 2021

Sahabat Bimas Hindu Sultra, berikut kami tampilkan video Pembacaan Sloka Anak-Anak Putri yang ditampilkan dalam Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional XIV Tahun 2021 yang diselenggarakan secara semi virtual di Jakarta. 

Semoga video ini bisa memberikan dukungan buat kamu-kamu yang lagi belajar membaca Sloka untuk perlombaan. 


Friday, October 29, 2021

DHARMAWACANA BHS INDO REMAJA PUTRI | UDG XIV 2021

Om Swastyastu, kembali Bimas Hindu Sultra mengunggah salah satu video UDG XIV Tahun 2021 kontingen Sulawesi Tenggara, sebagai bahan pembinaan umat secara digital. Literasi umat Hindu melalui media sosial elektronik. 

Ini adalah Video Lomba Dharmawacana Bahasa Indonesia Remaja Putri, oleh Putu Nagita. Selamat menyaksikan, jangan lupa dukung media sosial Bimas Hindu Sultra di platform media sosial kamu. Suksma. 

Thursday, October 28, 2021

Sulawesi Tenggara: Lomba Nyanyian Keagamaan Hindu UDG XIV 2021

Om Swastyastu, Umat Hindu yang berkenan dengan Nyanyian Keagamaan Hindu, kami persembahkan Lagu Keagamaan Hindu dari Remaja Hindu Sultra, yang dibuat dalam rangka Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Nasional XIV Tahun 2021 di Jakarta. 

Di UDG XIV ini untuk Lomba Lagu Keagamaan Hindu kami tidak mendapatkan Juara ataupun Harapan, walaupun kami sudah berusaha maksimal. Namun, itu bukan menyurutkan tekad dan niat kami dalam berkarya. Juri belum memberikan kami penghargaan, mungkin Masyarakat Umum bicara berbeda dengan mengapresiasi karya anak-anak muda Hindu Sulawesi Tenggara ini. 

Mari saksikan dan silahkan dinikmati. Jangan lupa, like, share, komen, dan subcribe chanel Youtube Bimas Hindu Sultra teman-teman. Suksma. 

Monday, October 18, 2021

Presiden Joko Widodo Buka UDG Tingkat Nasional XIV Tahun 2021

Presiden Joko Widodo membuka uDG XIV
Jakarta (inmas) – Di tahun 2021 ini, Direktorar Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu, Kementerian Agama (Kemenag) R.I. menyelenggarakan ajang Nasional Utsawa Dharmagita (UDG), yang mana UDG kali ini adalah yang ke-14, dan harusnya dilaksanakan pada tahun 2020 di Ambon, Maluku. Namun karena Pandemi Covid-19, kegiatannya diundur di tahun 2021 dan dilaksanakan secara semi virtual.  

Thursday, October 14, 2021

Bagaimana, Sejarah Integrasi Kaharingan Dengan Hindu?

Hindu di Indonesia sangat unik dan beragam. Tidak seperti agama lainnya, Hindu berkembang di wilayah Nusantara dengan lokal geniusnya masing-masing. Tanpa meninggalkan adat dan budaya suku itu. Oleh karenanya, Hindu adalah agama yang sangat universal, bahkan tata cara persembahyangan di setiap sukunya beragam, membawa ciri khas asli dari masing-masing asalnya.  Umat Hindu Bali, di mana pun dia berada, tentu akan melaksanakan peribadatannya dnegan cara Bali, Umat Hindu Jawa dengan tata cara peribadatan Jawanya, Umat Hindu Kaharingan juga demikian. Unik dan beranekaragam. Apa itu salah? Tentu saja tidak. Weda tidak ada yang menyalahkan tata cara peribadatan umat Hindu dengan caranya masing-masing, yang pasti apa yang dilakukan tetap berlandaskan ajaran dharma.

Ok, kita lanjut saja tentang topik kita, Bagaimana Sejarah Integrasi Kaharingan sebagai Agama Hindu? Info lebih lengkapnya bisa langsung tonton video dari Bimas Hindu kalteng di bawah ini. Ayo disimak..!

Thursday, September 9, 2021

108 Orang Ikuti Matatah Massal di Desa Adat Amertasari Konawe

Matatah massal Adat Amertasari
Kendari, (Humas Sultra) - Rabu, 08 September 2021 Desa Adat Amertasari, Desa Ambuulanu, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara menyelenggarakan kegiatan matatah/mapandes massal dan pawintenan mangku dadya/kawitan massal. Kegiatan ini dilaksanakan di Madya Mandala Pura Desa Puseh Giri Nata, Desa Ambuulanu, dengan jumlah peserta matatah sebanyak 108 orang & Pemangku dadya 6 pasang, 12 orang lanang istri.

Tuesday, May 18, 2021

Sejak 1986 Pura Mempunyai Hak Milik Atas Tanah

Om Swastyastu, umat sedharma di mana pun berada, pak Bimas banyak sekali mendapatkan pertanyaan terkait pensertifikatan lahan Pura/Rumah Ibadah Hindu selama ini, karena sering bermasalah ketika mensertifikatkan lahan Pura a.n. Pura itu sendiri dan bahkan ada yang diproses, namun hanya mendapatkan HGB saja. 

Kini PHDI Sebagai badan Hukum Dapat Mempunyai Hak Milik Atas Tanah

Om Swastyastu, 

Berikut kami lampirkan SK MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG NOMOR: 4/Pnj/KEM-ATR/BPN/II/2019 TENTANG PENUNJUKAN PERKUMPULAN PARISADA HINDU DHARMA INDONESIA SEBAGAI BADAN HUKUM YANG DAPAT MEMPUNYAI HAK MILIK ATAS TANAH. Silahkan klik link dimaksud untuk mengunduh.

Artikel Menarik Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...