teks berjalan

karmany evadhikarãste te, mã phalesu kadãcana, mã karma-phala-hetur bhŭr , mã te sango ‘stv akarmani (B.G. Dwitiya adhyaya, sloka 47) -- Berbuatlah hanya demi kewajibanmu, bukan hasil perbuatan itu (yang kau pikirkan), jangan sekali-kali pahala jadi motifmu dalam bekerja, jangan pula berdiam diri tanpa kerja.

Generasi Muda Hindu Anti Narkoba

Sunday, November 8, 2020

Pembimas Hindu Buka MPAB PC KMHDI Kendari

Kendari, (Humas Sultra) - Sabtu, 7 Nopember 2020 Pembimas Hindu Prov. Sultra I Komang Sukeyasa, S.E memberikan arahan dan membuka MPAB KMHDI PC. Kendari di Wantilan Pura Penataran Agung Kendari 

Acara ini juga dihadiri anggota DPD RI dari Sultra sekaligus Ketua Prajaniti Sultra dr. Dewa, Ketua PHDI Prov. Sultra, I Nyoman Sudiana, Ketua STAH Bhatara Guru, I Nengah Suliqrta, Ketua PHDI Kota Kendari, Ketua PD KMHDI Sultra, Ketua PC. Kendari, Baubau, Konawe dan Kolaka serta 70 peserta MPAB.

Pembimas Hindu mengapreasi keaktifan mahasiswa Hindu untuk menggembleng diri melalui organisasi KMHDI sebagai upaya mengisi diri untuk menjadi Pemimpin kedepan. 

Dr. Dewa mendorong Mahasiswa selain belajar dalam studi di perguruan Tinggi, berorganisasi juga meningkatkan budaya membaca untuk memperkuat referensi agar semakin SDM Hindu yang berkualitas. (HRN)

Tuesday, October 20, 2020

Kesiapan Pasraman Formal di Kendari: Yayasan Ganapati Jaya Selenggarakan Seminar Bersama

Kendari, (Humas Sultra) --  Yayasan Ganapati Jaya Kota Kendari menyelenggarakan Seminar Bersama dengan topik "Dengan Membangun Pasraman Formal di Kota Kendari, Generasi Muda Hindu Siap Sambut Dampak Perkembangan IT Di Era Revolusi Industri 4.0 Di Sulawesi Tenggara." 

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Azizah Syariah, Jl. D. I. Panjaitan No. 100 Kendari pada Senin Malam, 19 Oktober 2020. Dengan 100 orang Peserta dan dibuka langsung Pembimas Hindu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara. 

Gusti Komang Sulastra, Ketua Panitia Kegiatan Seminar menyampaikan tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan Pendirian Pasraman Formal di Kota Kendari. Baik itu pada tingkat Pratama (TK), Adi (SD), Madyama (SMP) dan Utama Widya Pasraman (SMA).

"Melihat perkembangan anak-anak kita, terutama dalam memahami dan mengamalkan Agamanya  di era digital, revolusi industri 4.0 ini kita perlu membangun Pasraman Formal. Rumah berupa Yayasan kita sudah ada, saya kira sarpras juga sdah ada, apalagi bisa satu atap dengan STAH, maka kita perlu memikirkan pembangunan Pasraman Formal di Kendari. Ini juga penting, kita menyiapkan wadah bagi lulusan STAH ke depannya," tutur Gusti Sulastra yang juga ketua Pasraman Prema Widya Santhi Kota Kendari ini.

Hal ini pun diamini oleh Ketua Yayasan Ganapati Jaya Kota Kendari, I Nengah Setiawan. 

"Adanya keinginan Ketua Pasraman, dalam membangunan Pasraman Formal ini memang perlu kita segera tindak lanjuti. Dengan pertemuan ini, kita bisa mendapat gambaran kesiapan kita untuk membangun Pasraman Formal ini," tegas Setiawan dalam sambutannya.

Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra, I Komang Sukeyasa dalam sambutannya menyampaikan dukungannya atas keinginan umat di Kota Kendari.
"Saya secara pribadi mendukung adanya pasraman formal di Kota Kendari. Sebagaimana kami sudah sampaikan kepada pak ketua. Karna pengalaman kami, sejak SD sampai SMA merasa tidak pernah cukup mendapatkan pelajaran agama di sekolah umum. Makanya, adanya keinginan membuka Pasraman Formal ini sangat bagus guna mendukung SDM Hindu kita ke depan," sampai Sukeyasa. 

"Perlu diingat tantangannya. masalahnya, nanti kalo sudah ada Pasraman Formal, apa Bapak/Ibu Warga Banjar Kota Kendari danbumat mau menyekolahkan anaknya di Pasraman? Ini yang akan menjadi tantangan. Potensi siswa besar, namun sebaran siswanya  berjauhan. Itu yang perlu dipikirkan bersama," tegas mantan Kasi Bimas Hindu Konsel ini.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Ketua PHDI Sultra, Dr. Eng. I Nyoman Sudiana beserta jajaran pengurus provinsi, Ketua WHDI Sultra, Prof. Dr.  Gusti Ayu Sutariati, Ketua STAH Bhatara Guru Kendari, I Nengah Suliarta, Ketua Banjar Kota Kendari, Gusti Kadek Sumertadana, dan Perwakilan Lembaga Hindu lainnya. (PKJ)

Tuesday, October 13, 2020

Muda Mudi Eka Bhuana Putemata Gotong Royong Tata Pasraman Dharma Kerti Putemata

Ladongi, (Humas Sultra) -- Luar biasa, kata ini perlu disematkan pada Muda Mudi Eka Bhuana, Desa Putemata, Kec. Ladongi, Kab. Kolaka Timur. Minggu pagi, 11 Oktober 2020 dengan dikoordinir Pengurus Agung Dirga dan Made Suardana melaksanakan Bhakti Sosial, Gotong Royong menata halaman Pasraman Dharma Kerti Putemata. 

"Kami anak muda bisanya membantu dengan tenaga, untuk menyukseskan Pendidikan Keagamaan Hindu di Desa Kami. Demi SDM Hindu semakin baik dengan sraddha dan bhakti yang kuat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa," tutur Agung Dirga. 
Wayan Sutaryana, Ketua PHDI Desa Putemata yang juga ketua Pasraman Dharma Kerti mengapresiasi kinerja dan semangat luar biasa dari Muda Mudi Eka Bhuana. 

"Kami selaku pengurus Pasraman sangat terbantu dengan apa yang dilakukan muda mudi. Bersama membangun Pasraman Dharma Kerti Putemata Jaya selalu," harap Sutaryana yang sering dipanggil Botax oleh teman sejawatnya. 

Pasraman Dharma Kerti Putemata adalah pasraman Sekolah Minggu, yang juga sudah menyelenggarakan kegiatan Pasraman Formal pada tingkat Pratama Widya Pasraman (TK) dan Madyama Widya Pasraman (SMP), di bawah Yayasan Dwitawana Saraswati, dan telah memiliki izin Pendirian dan Operasional Pasraman Formal dari Ditjen Bimas Hindu Kemenag R.I. tahun 2020 ini. 

Dengan demikian, Sulawesi Tenggara kini memiliki 4 Pasraman Formal, 2 Pratama Widya Pasraman (TK), 1 Adi Widya Pasraman (SD) dan 1 Madyama Widya Pasraman (SMP), semuanya berada di Kabupaten Kolaka Timur. (PKJ)

Monday, October 12, 2020

PHDI Bombana Serahkan Bantuan Afirmasi Covid-19 dari Ditjen Bimas Hindu Kemenag Kepada Pasraman

Rumbia, (Humas Sultra) -- Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kementerian Agama (Kemenag) R.I. pada tahun anggaran 2020 menggelontorkan bantuan Operasional Program Afirmasi Covid-19 kepada Penyelenggara Pendidikan Keagamaan Hindu baik Formal, Non Formal, dan Sekolah Minggu. Program ini bertujuan untuk meringankan operasional lembaga pendidikan Keagamaan Hindu dalam rangka penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan di masa Pandemi Covid-19 ini. 

Provinsi Sulawesi Tenggara mendapatkan 15 lokasi bantuan Afirmasi ini, 1 Lembaga Perguruan Tinggi, 2 Pasraman Formal, dan 12 Pasraman Sekolah Minggu. Dengan nilai bantuan yang berbeda-beda dengan total Bantuan Rp385.000.000,-

Untuk Kabupaten Bombana, Bantuan ini dikelola oleh Pasraman Widya Murti Desa Kalaero, Kec. Lantari Jaya. Yang mana, Pasraman ini mengkoordinir 3 Pasraman yang ada, yaitu Pasraman Widya Murti, Pasraman Saraswati Jaya, dan Pasraman Yogiswara. Penyerahan Bantuan dilaksanakan langsung oleh Ketua PHDI Kab. Bombana, Drs. Ketut Sukerana, Minggu pagi, 11 Oktober 2020 di Gedung Pasraman Widya Murti. 
Berdasarkan laporan Ketua Pasraman Widya Murti, Made Piarsa, yang disampaikan melalui pesan WA ke Pelaksana Bimas Hindu Kanwil, menyampaikan bahwa pembelian dan penyaluran alat protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran Covid-19 untuk 3 Pasraman ini sudah melalui rapat ketiga Pasraman dan didampingi ketua PHDI Kabupaten. 

"Apa yang kami beli dan sediakan untuk Pasraman dari bantuan Afirmasi Covid ini sudah melalui rapat pak, dan tentunya mengacu pada juknis pemberian bantuan yang sudah Bapak kirim ke kami. Makanya kami agak sedikit lambat menyalurkan, karena menunggu pesanan alat cuci tangan multifungsi yang kami pesan. Astungkara, kami juga belikan masker, sabun cuci tangan, handsanitaiser, cairan disinfektan, vitamin, dan sembako," pesan Made Piarsa menyampaikan. 

Ditambahkan juga, bahwa kegiatan di 3 Pasraman di  Kabupaten Bombana di masa Pandemi Covid-19 ini sudah mulai berjalan kembali setiap minggunya dengan mematuhi protokol kesehatan. Sempat istirahat 4 bulanan karena arahan Pemerintah Daerah Kab. Bombana dan Provinsi Sulawesi Tenggara. (PKJ)

Sunday, October 11, 2020

Pasraman Kilat Tahun 2020 Konsel: Siswa Pasraman Sebagai Kader Moderasi Beragama

Konawe Selatan, (Humas Sultra) -- Bertempat di Gedung Pasraman Saraswati Ranombayasa, Kecamatan Mowila, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melalui Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu menyelenggarakan kegiatan Pasraman Kilat Tingkat Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2020, pada Sabtu, 10 Oktober 2020.

Made Suprapta, Ketua Panitia Kegiatan melaporkan bahwa kegiatan ini adalah program pembinaan dan pengembangan Pendidikan Keagamaan Hindu. Dilaksanakan fullday atau sehari. 

"Peserta kegiatan berjumlah 50 orang, merupakan siswa Madyama dan Utama Widya Pasraman berasal dari perwakilan Pasraman yang ada di Konawe Selatan. Dan perlu kami sampaikan, kegiatan dilaksanakan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," tutur Suprapta. 

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kab. Konawe Selatan, Gusti Adi Suantara dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan Pasraman Kilat ini. Beliau berpesan dalam masa pandemi Covid-19 ini kita harus melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Selalu mengingat ajaran Tri Hita Karana dalam menjaga diri, teman, keluarga, dan lingkungan. Tanpa lupa selalu melaksanakan sujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi agar Pandemi Covid-19 segera berlalu. 
Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra, I Komang Sukeyasa dalam sambutannya menyampaikan beberapa program Bimas Hindu di bidang Pendidikan Keagamaan Hindu di tahun 2020 ini. 

"Selain Kegiatan Pasraman Kilat, di tahun 2020 ini kami juga memiliki kegiatan lain di bidang Pendidikan, seperti Bantuan Rehab Pasraman yang tahun ini berjumlah 13 lokasi. Ada Bantuan BOP Pasraman Formal, Sarparas Pasraman Formal, BOS dan KIP bagi siswa Pasraman Formal," tutur mantan Kasi Bimas Hindu Konsel ini. 
"Bersyukur kita masih bisa melaksanakan kegiatan Pasraman Kilat ini, yang sebenarnya sudah kami program bulan Maret saat kami masih menjabat Kasi Bimas Hindu Konsel. Namun karna Edaran Gubernur tidak boleh melakukan pengumpulan orang saat itu, maka kegiatan tertunda," imbuh Sukeyasa menyampaikan. 

Pasraman Kilat kali ini mengambil tema "Melalui Pasraman Kilat Kita Bentuk SDM Hindu yang Unggul." Sukeyasa pun menyinggung bagaimana fungsi Pasraman untuk meningkatkan Budi Pekerti, sraddha dan bhakti siswa Pasraman. 

Kepala Kankemenag Kab. Konsel, H. Adnan Saufi dalam sambutannya menyampaikan tentang Pentingnya Moderasi Beragama diajarkan dan diaplikasikan melalui pembelajaran di Pasraman. 

"Pasraman ini kan tempat membina dan mendidik siswa beragama Hindu agar memiliki ahklak, budi pekerti yang luhur melalui pendalaman nilai ajaran-ajaran agama Hindu yang tidak diperoleh di sekolah umum. Moderasi beragama secara langsung sudah diajarkan di sana. Melalui pembelajaran di Pasraman, diajarkan ajaran kitab suci yang menghargai perbedaan. Jangan sampai kita merasa paling benar dan teman beragama lain salah. Bagaimana akhlak terhadap lain agama, bagaimana budi pekerti kita terhadap orang lain. Dengan begini anak Pasraman adalah Kader Moderasi Beragama," ungkap mantan Kankemenag Buton Tengah itu. 
Adnan Saufi juga menyampaikan bagaimana peran Kementerian Agama Kabupaten Konawe Selatan dalam membina seluruh umat beragama. Yang mana diakui, umat Hindu di Kabupaten Konawe Selatan adalah sebaran umat Hindu terbesar di Sulawesi Tenggara, dan dengan jumlah ini, harapannya di Konawe Selatan bisa berdiri Pasraman Formal. 

"Kita wajib bahu membahu mewujudkan jalinan kasih antar umat beragama. Kemenag itu meyakinkan setiap orang bisa menjalankan agamanya dengan baik. Tidak boleh ada satu oknum siapa pun di negara ini yg melarang orang beribadah berdasarkan agamanya sendiri. Dan apabila ada orang yang melarang umat Hindu beribadah, segera laporkan pada Kami di Kemenag. Kami akan segera menindak  lanjuti hal seperti itu," imbuhnya. 

"Umat Hindu di Kabupaten Konawe Selatan itu terbesar kedua. Dengan jumlah umat 15.128 jiwa, dan sebaran umat Hindu terbesar di Sulawesi Tenggara. Namun, saya akui, kita terlambat dalam menindaklanjuti Peraturan Menteri Agama tentang Pendidikan Agama Hindu. Harusnya di Konawe Selatan lah yang paling banyak punya Pasraman Formal. Nah kita sekarang baru hanya memiliki satu Pasraman Formal tingkat TK saja. Ini PR kita pak PHDI dan pak Kasi," tutup Adnan Saufi mengingatkan. 
Hadir juga dalam pembukaan kegiatan, Kasubbag TU Kankemenag Konsel, Kasi Bimas Hindu Konsel, I Ketut Danayasa, Ketua PHDI Kecamatan Se-Konsel, Ketua-Ketua Pasraman Sekolah Minggu di Konawe Selatan, Adat Eka Sari, dan Penyuluh Agama Hindu Non PNS. (PKJ) 

Thursday, October 8, 2020

Serahkan Bantuan Afirmasi, Pembimas: Siswa Pasraman Sebagai Agen Covid-19

Kolaka Timur, (Humas Sultra) -- Pasraman Dharma Kerti, salah satu penerima Bantuan Operasional Afirmasi Covid-19 tahun Anggaran 2020 dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kementerian Agama (Kemenag) R.I., Rabu Pagi (7/10/2020) melaksanakan kegiatan penyerahan Bantuan Afirmasi Covid-19 kepada Para Siswa, Guru dan Pengelola Pasraman di gedung Pasraman Dharma Kerti, Desa Putemata, Kec. Ladongi Kab. Kolaka Timur. 

Monday, October 5, 2020

Penyerahan Bantuan Afirmasi Covid 19 di Pasraman Tri Tunggal Wana Giri Konawe Selatan

Landono, (Humas Sultra) --- Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra, I Komang Sukeyasa secara simbolis menyerahkan bantuan Afirmasi Covid-19 pada Siswa dan Guru Pasraman yang terdampak Pandemi Covid-19, Minggu, 4 Oktober 2020 di Gedung Pasraman Tri Tunggal Wana Giri, Desa Lalonggapu, Adat Tridanamulya, Kec. Landono, Kab. Konawe Selatan. 

Pasraman ini adalah salah satu dari 12 penerima Bantuan Afirmasi TA 2020 di Provinsi Sulawesi Tenggara, dan mengkoordinir 5 Pasraman lainnya di sekitaran Kecamatan Ranomeeto Barat, Landono, Sabulakoa, dan Mowila. 

Pembimas Hindu berharap, adanya bantuan ini bisa membantu Pasraman dalam menaati protokol kesehatan pencegahan penularan covid-19. 

"Semoga apa yang diberikan dalam bentuk bantuan operasional Afirmasi ini bisa bermanfaat dan bernilai lebih bagi Pasraman dalam menyelenggarakan kegiatan Pasramannya. Ingat selalu melakukan Germas, Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat. Sering Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, rajin berolahraga, jaga kesehatan, bila perlu minum vitamin. Biar sehat imun kuat," pesan Sukeyasa kepada siswa pasraman yang hadir Sore itu. 

Sukeyasa juga berterima kasih kepada Pengurus Pasraman karena bersedia mengkoordinir Pasraman lainnya, dengan bantuan ini dibagi di beberapa Pasraman lainnya. 

Ketua Pasraman Tri Tunggal Wana Giri, I Nyoman Sukanada menyampaikan bahwa penyerahan Bantuan Afirmasi sore ini untuk 2 Pasraman, yaitu Landono dan Jati Bali. Dan yang lainnya akan diserahkan hari Rabu depan. 

Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Pembimas Hindu dan Pelaksana Kanwil, Kasi Bimas Hindu Konsel, I Ketut Danayasa, Penyuluh Agama Hindu Non PNS Kec. Landono, Pramubakti, Pengurus Pasraman Tri Tunggala Wana Giri dan Pasraman Dharma Widya, Adat dan PHDI Desa setempat. (PKJ)

Sunday, October 4, 2020

Pembimas Serahkan Bantuan Afirmasi Di Pasraman Prema Widya Shanti Kota Kendari

Penyerahan bantuan Afirmasi ke siswa Pasraman
Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Suotra, I Komang Sukeyasa Serahkan Bantuan Afirmasi Covid-19 di Pasraman Prema Widya Shanti Kota Kendari
---------
Kendari, (Humas Sultra) -- Dalam penanganan dampak Covid-19 bagi penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan Hindu melalui Pasraman, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kementerian Agama (Kemenag) R.I. menyalurkan bantuan Afirmasi Covid-19 tahun Anggaran 2020. Sulawesi Tenggara mrndapatkan 12 lokasi Pasraman yang dibantu Bantuan Afirmasi ini, salah satunya adalah Pasraman Prema Widya Shanti Kota Kendari. 

Artikel Menarik Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...