![]() |
| Logo BPH Sultra |
Selasa, 28 April 2026
Mengenal Lebih Dekat Badan Penyiaran Hindu Sulawesi Tenggara (BPH Sultra)
Senin, 30 Maret 2026
Regulasi dan Informasi Penting
![]() |
| I Komang Sekeyasa/Pembimas Hindu |
Banggona-Banggona Hindu Sultra, Informasi dan regulasi terkait Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Ditjen Bimas Hindu) Kementerian Agama Republik Indonesia dapat diakses secara lengkap melalui laman resmi yang disediakan. Ditjen Bimas Hindu berperan penting dalam pengembangan dan pembinaan umat Hindu di Indonesia, serta dalam penyusunan regulasi yang berkaitan dengan kehidupan beragama. Melalui laman ini, umat Hindu Sultra dapat memperoleh berbagai informasi mengenai program, kebijakan, serta regulasi yang berlaku pada Bimbingan Masyarakat Hindu Hindu baik di Pusat maupun di daerah, yang bertujuan untuk mendukung keberagaman dan keharmonisan kehidupan beragama di Indonesia pada umumnya dan di Sulawesi Tenggara pada khususnya.
Untuk mengakses informasi lebih lanjut, kunjungi laman resmi Ditjen Bimas Hindu Kemenag di bawah ini:
https://bimashindu.kemenag.go.id/informasi
Selasa, 10 Februari 2026
Sulinggih ke 14: SK Ngelokapalasraya di Serahkan
![]() |
| Pembimas Hindu Memberikan Sambutan |
Kamis, 11 Desember 2025
Petunjukl Teknis Pemberian Bantuan Pembagunan/Rehabilitasi Rumah Ibadah
Petunjukl Teknis Pemberian Bantuan Pembagunan/Rehabilitasi Rumah Ibadah
https://drive.google.com/file/d/1bPDOPq2w-BekTBXLoCufp9lrqy67JHtK/view?usp=drive_linkRabu, 10 Desember 2025
Cahaya Dharma Melawan Kegelapan Korupsi: Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025
Selasa, 9 Desember 2025 riuh sosmed menyelimuti perayaan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA). Di tengah hiruk pikuk agenda nasional yang berfokus pada "Satukan Aksi, Basmi Korupsi", terselip sebuah refleksi mendalam dari kacamata ajaran Sanātana Dharma (Agama Hindu). Korupsi, sebuah adharma (perbuatan tidak benar) yang merusak sendi-sendi kebenaran, dipandang sebagai penyakit jiwa yang harus diobati dengan suluh integritas dan kejujuran yang diajarkan Veda.
Selasa, 09 Desember 2025
Kenapa Kita Beragama? Ada Jawaban Dong!
![]() |
| Pande Kadek Juliana, Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kota Kendari sedang melaksanakan Bimluh di Rutan Kendari |
BIMBINGAN ROHANI PADA RUMAH TAHANAN (RUTAN) KELAS II A KENDARI
Kendari, Selasa, (09/12/2025) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari kembali melaksanakan Bimbingann Rohani rutin bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Hindu di RUTAN Kelas II A Kendari. Kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang berlangsung seminggu sekali ini dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Hindu Ahli Muda, Kantor Kementerian Agama Kota Kendari, Pande Kadek Juliana, S.S. dengan Tema Pembinaan: "Mengapa Kita Beragama," Tema ini memiliki nilai yang sangat tinggi karena ia menyentuh inti dari pengalaman manusia dan eksistensi kita, juga menghasilkan diskusi yang dalam dan beragam.
Selasa, 18 November 2025
Filosofi dan Makna Penjor: Ternyata Banyak Yang Tidak Paham
Filosofi dan Makna Penjor
I Nyoman Suweta, S.Ag.
(Penyuluh Agama Hindu Ahli Madya Kemenag Kota Baubau)
![]() |
| Editor: Pande Kadek Juliana |
Penjor adalah salah satu bentuk upakara yang di gunakan pada saat hari raya tertentu salah satunya yang fenomena adalah rerahinan gumi atau piodalan jagat Galungan. Sehingga setiap hari raya Galungan selalu ada penjor bahkan jika tidak ada penjor orang tersebut di anggap tidak merayakan hari raya Galungan. Penjor bukanlah hiasan biasa yang bisa di gunakan dimana saja dan di isi apa saja, penjor merupakan bagian dari pelaksanaan Galungan yang sangat sakral sehingga keberadaannya harus sesuai dengan tatwa atau falsafah agama Hindu.
Kamis, 25 September 2025
Surat Libur Fakultatif Tahun 2026
![]() |
Dirjen Bimas Hindu Saat Memberikan Sambutan di Kendari |
Umat Hindu khususnya di Sulawesi Tenggara, bersama ini disampikan tentang Surat Libur Fakultatif Tahun 2026, Dokumen ini diterbitkan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama R.I. dnegan surat pengantar Nomor: B 253/DJ.VI/Dt.VI.I.3/BA.03/09/2025 22 September 2025 perihal Hari Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Fakultatif Tahun 2025, yang ditujukan kepada Gubernur Se-Indonesia; Pimpinan Instansi Pemerintah, Sipil, TNI/Polri; dan Pimpinan Perusahaan BUMN/Swasta.
Tujuan dari penerbitan Surat ini tentunya untuk memohonkan izin kepada Pimpinan lembaga/instansi/perusahaan untuk dapat memberikan Libur Fakultatif kepada karyawan/karyawati, ASN, dan anggota TNI/POLRI yang beragama Hindu agar dapat melaksanakan upacara keagamaan.
Untuk mempermudah umat Hindu, silahkan download/unduh di link berikut ini.
https://drive.google.com/file/d/1MFkGi6oS1WcY1HYiiBeZXitDmH8VNLeF/view?usp=sharing
https://bimashindu.kemenag.go.id/informasi/hari-libur-nasional--libur-fakultatif--dan-cuti-bersama-tahun-2026
Dapat juga diperoleh dengan scan barcode di bawah ini:
Selasa, 08 Juli 2025
Pujawali Pura Penataran Agung Jagadhita Kendari: Memperkuat Identitas Dharma
Suasana Persiapan Pujawali Pura Penataran Agung Jagadhita Kendari |
Pura Penataran Agung Jagadhita Kendari yang membuat hati kagum dengan bangunan Padmasana menjulang tinggi, terbuat dari batu paras hitam yang di datangkan langsung dari Karangasem Bali, dengan bangunan pendukung lainnya, secara umum telah mengetahuinya beralamat di Jalan Mekar Indah, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, tehtunya bukan hanya sekadar bangunan suci, tetapi juga adalah simbol keberanian dan semangat komunal umat
Hindu yang merantau ke Sulawesi Tenggara dan secara khusus di Kota Kendari yang
ketika itu membangun kehidupan baru, namun tetap setia menjaga ada budaya dan akar
spiritualnya. Berdasrakan catatan sejak di tentukan pilihan lokasi dilanjutkan “nyikut karang” pada 23 Februari 1985, hingga tahun berikutnya dilakukan upacara melaspas
mendem pedagingan bangunan Padmasana pertama pada 09 Maret 1986,
semua proses itu dilalui dengan semangat gotong royong dan rasa bhakti yang
tulus. Nama “Jagadhita” yang disematkan pada pura inipun mengandung makna
mendalam. “Jagad” berarti dunia atau semesta dan “Hita” berarti kesejahteraan.
Harapannya bahwa pura ini bukan hanya tempat sembahyang bersama umat Hindu,
tapi menjadi sumber kesejahteraan dan kemakmuran lahir dan batin bagi semua
umat Hindu di Sulawesi Tenggara, tanpa sekat golongan, perbedaan warna/jabatan
atau identitas asal-usul lainya.
Senin, 23 Juni 2025
Sejarah Singkat Pura Penataran Agung Jagadhita Kendari
| Gelung Kori Pura Penataran Agung Jagadhita Kendari |
Pura Penataran Agung Jagadhita Kendari, yang beralamat di Jalan Mekar Indah, Keluarahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, adalah Pura Khayangan Jagad di Sulawesi Tenggara, bukan hanya sekadar tempat pemujaan, tetapi juga menjadi simbol eksistensi dan perjuangan umat Hindu di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara, dan secara khusus di Kota Kendari. Sejarah berdirinya pura ini mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong dan komitmen spiritual umat Hindu dalam menjaga dharma di tanah perantauan.
Langganan:
Komentar (Atom)

.png)

.png)


