teks berjalan

karmany evadhikarãste, mã phalesu kadãcana, mã karma-phala-hetur bhŭr , mã te sango ‘stv akarmani (B.G. Dwitiya adhyaya, sloka 47) -- Berbuatlah hanya demi kewajibanmu, bukan hasil perbuatan itu (yang kau pikirkan), jangan sekali-kali pahala jadi motifmu dalam bekerja, jangan pula berdiam diri tanpa kerja.

Generasi Muda Hindu Anti Narkoba

Selasa, 22 Desember 2015

Rekomendasi Hasil Kegiatan pembinaan LPDG Se-Sultra 2015

Selama 2 (dua) hari pelaksanaan Pembinaan Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Se-Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2015 (5-6 Desember 2015) yang dilaksanakan di Hotel Imperial Kendari, menghasilkan beberapa rekomendasi, antara lain : 
  1. Kepengurusan LPDG Provinsi/Kabupaten/Kota tetap mengacu pada Keputusan Menteri Agama Nomor 488 Tahun 2000 tentang Pembentukan Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG);
  2. Mengevaluasi Kepengurusan LPDG Provinsi (di luar ketua Umum), yang masuk dalam SK Gubernur, Anggota/Pengurus wajib ditanya mau/tidaknya mengabdi di LPDG untuk pengoptimalan Tugas dan Fungsi;
  3. Meluruskan kewenangan (tugas/fungsi) masing-masing Lembaga Keagamaan, serta mengaktifkan kembali Tugas dan Fungsi LPDG;
  4. Meningkatkan koordinasi LPDG dengan Lembaga Keagamaan Hindu lainnya;
  5. Bagi Kabupaten/Kota yang belum membentuk LPDG agar segera membentuk LPDG di Kabupaten/Kotanya masing-masing, dan ditetapkan oleh Pemerintah Daerah sesuai amanah Keputusan Menteri Agama Nomor 488 Tahun 2000;
  6. Setiap Pengurus LPDG Provinsi/Kabupaten/Kota wajib bersinergi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Gubernur, Karo Kesra, Bupati, Kabag Kesra, Anggota Dewan) untuk bisa memasukkan kegiatan Utsawa Dharma Gita sebagai agenda kerja Pemerintah Daerah, sehingga telah terjadwal di Pemerintah;
  7. LPDG Provinsi wajib menyelenggarakan Utsawa Dharma Gita di Tingkat Provinsi agar bisa memfasilitasi hasil dari UDG di Tingkat Kabupaten/Kota;
  8. Penyelenggaraan Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi bisa dilaksanakan di Kabupaten/Kota (yang siap) sesuai kesepakatan/musyawarah LPDG setelah loby di masing-masing Pemerintah daerah;
  9. LPDG Provinsi wajib memiliki agenda kerja/program yang pasti, sehingga LPDG Kabupaten/Kota dapat menyesuaikan sehingga terjadi sinkronisasi kegiatan LPDG Provinsi dan Kabupaten;
  10. Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi Tahun 2016 dilaksanakan di Kota Kendari;
  11. Seluruh LPDG Kab./Kota wajib 2016 menyiapkan kontingen untuk mengikuti UDG Provinsi.
  12. PROGRAM KERJA LPDG 2016 : UDG Tk. Provinsi 2016 dilaksanakan bulan NOPEMBER 2016.

Jumat, 21 Agustus 2015

Tingkatkan Sradha dan Bhakti Generasi Muda Hindu Melalui Pasraman Kilat

Kendari, (inmas_sultra) - Pendidikan non formal Hindu yang dibalut dalam wadah Pasraman selama ini mengalami penurunan aktifitas di masyarakat, hal ini tentunya menjadi keresahan bagi kita semua, terkait pembinaan generasi muda Hindu ke depan, agar memiliki sradha dan bhakti kuat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. 

Sehuhubungan dengan hal tersebut, Bimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra tahun anggaran 2015 ini mengalokasikan Anggaran untuk pelaksanaan kegitan pasraman kilat di 10 lokasi Pasraman.

Rabu, 29 Juli 2015

Kemenag Sultra Gelar Workshop Guru Pasraman


Kendari, (Inmas Sultra) — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu, menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Pasraman Tingkat Provinsi Sultra Tahun 2015, Senin (06/07/2015).

Workshop yang mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme Guru dan Pengelolaan Pasraman di Sulawesi Tenggara” dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sultra, H. Mohamad Ali Irfan, di Hotel Plaza Inn Kendari.

Minggu, 05 Juli 2015

Gerak Pasraman Di Sultra Perlu Dirangsang

Kendari, (inmas sultra) - Terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 56 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Hindu nampaknya belum disambut dengan agresif oleh Lembaga Pendidikan Agama Hindu (LPAH) di Sulawesi Tenggara. Hal ini disampaikan Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra, Ngakan Made Sudiana disela-sela kesibukan kantornya, Jumat (3/7). 

Sabtu, 04 Juli 2015

PD KMHDI SULTRA Gelar Lokasabha

Kendari (inmas sultra) - Dalam rangka pengkaderan dalam tubuh organisasi dan telah berakhirnya masa bakti kepengurusan, Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) Sultra gelar lokasabha XI. Lokasabha dilaksanakan di Wantilan Jaba Pura Penataran Agung Jagad Hita Kota Kendari, Kompleks P2ID Wayong, Kendari. 

Selasa, 09 Juni 2015

Pembinaan Penyuluh Agama Hindu Non PNS

Kendari, (Inmas Sultra) — Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu menggelar Pembinaan Penyuluh Agama Hindu Non PNS Tingkat Provinsi Sultra Tahun 2015, Kamis, (28/05/2015).

Kegiatan yang mengusung tema “Mengoptimalkan Tugas dan Fungsi Penyuluh Agama Hindu Non PNS sebagai Corong Pembina Umat Hindu di Sulawesi Tenggara” ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sultra, H. Mohamad Ali Irfan, di Hotel Imperial, Kendari.

Dalam sambutannya, Mohamad Ali Irfan mengatakan Kanwil Kemenag Sultra berupaya mendukung pembangunan di bidang keagamaan, khususnya program pemberdayaan masyarakat Hindu.

“Agenda yang membahagiakan ini merupakan moment yang sangat penting, dapat bertemu tokoh Agama Hindu di Sulawesi Tenggara, sekaligus untuk mengetahui bagaimana perkembangan masyarakat Hindu di Sultra dalam rangka menyelaraskan gerak dan langkah dalam bidang pembangunan keagamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan sebagai Negara beragama yang boleh dikata kompleksitas pemeluk agama begitu lengkap, tingkat kesejahteraan penyuluh Agama Non PNS masih sangat minim. Namun demikian, penyuluh Agama sebagai ujung tombak pemerintah di masyarakat diharapkan dapat meningkatkan optimalitas tugas dalam rangka pelayanan terhadap umat.

“Profesionalme tugas sebagai penyuluh Agama tidak semata-mata berorientasi terhadap materi saja, namun bagaimana meluruskan niat yaitu niat tulus membina agama sebagai tanggung jawab kepada umat. Penyuluh Agama memiliki Frame moral yang berbeda di masyarakat yaitu agama itu sendiri,” jelas Irfan.

Olehnya itu, mantan Auditor Investigatif Itjen kemenag Ri ini berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas para penyuluh agama yang dapat memahami makna ajaran agama dalam rangka mewujudkan peningkatan kerukunan hidup umat beragama, tandasnya.

Sebelumnya, Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra, Ngakan Made Sudiana, dalam laporannya mengatakan kegiatan tersebut merupakan satuan dari program Bimas Hindu yang dimaksudkan untuk mengoptimalkan tugas dan fungsi penyuluh agama hindu Non PNS dalam mensinergikan segala program Bimas Hindu dan Parisada kepada Umat Hindu di Sultra.

“Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 28 s.d 30 Mei 2015 dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang se Provinsi Sultra,” ujarnya.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini antara lain Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Prov. Sultra, I Ketut Puspa Adnyana, Kasi Bimas Hindu Kankemenag Kab. Konawe Selatan, Penyelenggara Bimas Hindu Kab. Konawe serta para penyuluh agama Hindu se Provinsi Sultra. (wl)

Sumber : sultra.kemenag.go.id

Kemenag Sultra Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Agama Hindu

Kendari, (Inmas Sultra) —- Bimbingan Masyarakat Hindu (Bimas Hindu) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Agama Hindu Tahun 2015 se Provinsi Sulawesi Tenggara di Plaza Inn Hotel Kendari, Senin, (18/5/2015), sore.

Ketua panitia, Pande Kadek Juliana mengatakan kegiatan ini melibatkan para guru agama Hindu PNS di Sulawesi Tenggara yang telah tersertifikasi untuk memantapkan profesionalisme guru agama Hindu di Sulawesi Tenggara.

“Kami sengaja mengangkat tema peningkatan mutu pendidik dan tenaga pendidik dengan harapan ada perubahan dari sebelum sertifikasi dan setelah sertifikasi,” jelasnya.

Sementara itu, Pembimbing Masyarakat Hindu (Pembimas Hindu), Ngakan Made Sudiana menegaskan Kanwil Kementerian Agama Sultra berupaya mewujudkan peningkatan mutu pendidikan salah satunya melalui pembinaan tenaga pendidik agama.

“Peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu hal yang harus diperhatian melalui peningkatan kualitas dan pemahaman agama serta kehidupan beragama. Dan kita konsisten dalam pembinaan tenaga-tenaga pendidik agama setiap tahunnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, sebagai seorang pendidik, guru agama memiliki peran yang sangat penting terutama membentuk generasi muda yang agamis.

“Guru agama ibaratnya contoh orang suci yang taat beragama. Guru agama wajib memberikan arahan positif menanamkan nilai keagamaan pada generasi muda dengan bersinergi bersama-sama berperan sesuai swadharma (Kewajiban) dan fungsi kita masing-masing. Ini menjadi tugas dan tanggungjawab sekaligus tantangan bagi kita semua,” urainya.

Olehnya itu, melalui kegiatan ini, minimal bapak ibu guru ada perubahan mental/perilaku sebagai seorang pendidik. Dengan peningkatan mutu pendidik, otomatis mutu pendidikan itu akan lebih baik diukur dari hasil yang dicapai yaitu semakin meningkatnya kualitas peserta didik, tandasnya.

Turut hadir pada pembukaan kegiatan ini, Ketua MGMP/KKG Pendidikan Agama Hindu Provinsi Sulawesi Tenggara, Kasi Bimas Hindu Kab. Konawe Selatan , penyelenggara Bimas Hindu Kabupaten Konawe dan para guru Agama Hindu Se Sultra. (wl)

Sumber : sultra.kemenag.go.id

Tingkatkan SDM Kehumasa, Kanwil Kemenag Sultra gelar Bimtek Jurnalistik dan Fotografi



Kendari (inmas sultra) - Guna peningkatan SDM di bidang kehumasan lingkup Kanwil Kemenag Sultra, Subbag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara selenggarakan Bimbingan Teknis Jurnalistik dan Fotografi Lingkup Kanwil Kmenag Sultra di sebuah Hotel di Kendari.

Ketua Kegiatan Bimtek, Saifudin Mustaming, dalam laporan menyampaikan bahwa Bimtek dilaksanakan selama tiga hari, 8 s.d. 10 Juni 2015 dan diikuti oleh 40 orang peserta yang berasal dari Satker Kanwil, IAIN Kendari, dan Para Kasubbag Tata Usaha dan operator di masing-masing Kemenag Kabupaten se-Sultra. 

"Kegiatan ini memang sengaja mengambil tema, Optimalisasi Layanan Informasi dan Kehumasan untuk Kementerian Agama yang Transparan, Akuntabel dan Melayani," imbuhnya. 

Bimtek dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Prov. Sultra, M. Ali Irfan, Senin malam (8/6). Hadir Pula Kepa Pusat PINMAS Kemenag RI, H. Rudi Subiantoro.

Kakanwil berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti dengan baik kegiatan ini, karena kehumasan memiliki peranan penting bagi citra lembaga. Adalah refleksi/pencitraan yang baik perlu dibangun kepada masyarakat guna peningkatan kepercayaan publik. (PKJ) 

Jumat, 15 Mei 2015

FORMAT PROPOSAL PERMOHONAN BANTUAN PENDIDIKAN/PASRAMAN

Secara umum isi proposal permohonan bantuan itu susunannya hampir sama, namun untuk permohonan bantuan pendidikan, baik rehab pasraman, operasional pasraman, pasraman kilat, dan sarana prasarana pasraman Isi dari proposalnya antara lain : 

Kanda Pat - Sang Hyang Catur Sanak

Kelahiran Manusia Mempunyai Saudara Empat
Dalam Kanda Pat diceritakan kelahiran manusia mempunyai saudara sebanyak empat yang terdiri dari Anggapati, Prajapati, Banaspati, dan Banaspatiraja. Pada usia kehamilkan enam bulan terbentuklah empat saudara yakni Babu Lembana, Babu Abra, Babu Ugian, Babu Kekered. Pada umur kehamilan sepuluh bulan lahirlah sang bayi beserta saudaranya yakni ari-ari disebut Sang Anta, tali pusar (Sang Preta), darah (Sang Kala), air ketuban (Sang Dengen). Keempat saudara ini yang memelihara semasih dalam kandungan. Ketika lahir keempat saudara tersebut berpisah dan berganti nama menjadi I Salahir (Anta), I Makahir (Preta), I Mekahir (Kala), dan I Salabir (Dengen), sedangkan badan manusia sendiri disebut dengan I Legaprana. Keempat saudara yang telah terpisah tersebut masih saling ingat satu sama lain. Kemudian kira-kira selama empat tahun kemudian, keempat saudara tersebut saling melupakan, dan menjelajahi dunianya sendiri-sendiri. I Salahir ke timur berganti nama menjadi Sang Hyang Anggapati, I Makahir ke selatan berganti nama menjadi Sanghyang Prajapati, I Mekahir ke barat menjadi Sanghyang Banaspati, I Salabir ke utara menjadi Sanghyang Banaspatiraja.

Artikel Menarik Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...