teks berjalan

karmany evadhikarãste, mã phalesu kadãcana, mã karma-phala-hetur bhŭr , mã te sango ‘stv akarmani (B.G. Dwitiya adhyaya, sloka 47) -- Berbuatlah hanya demi kewajibanmu, bukan hasil perbuatan itu (yang kau pikirkan), jangan sekali-kali pahala jadi motifmu dalam bekerja, jangan pula berdiam diri tanpa kerja.

Generasi Muda Hindu Anti Narkoba

Selasa, 28 April 2026

Mengenal Lebih Dekat Badan Penyiaran Hindu Sulawesi Tenggara (BPH Sultra)

Logo BPH Sultra
Dalam era digital yang begitu cepat berkembang, penyiaran agama menjadi salah satu media strategis untuk edukasi, pembinaan, dan penguatan spiritual umat. Salah satu lembaga yang menjalankan peran ini bagi umat Hindu di Sulawesi Tenggara adalah Badan Penyiaran Hindu Sultra (BPH Sultra). Apa itu Badan Penyiaran Hindu? Badan Penyiaran Hindu adalah sebuah badan atau Lembaga Otonom yang dibentuk oleh PHDI sebagai amanah dari Hasil Pesamuan Agung PHDI Tahun 2009 yang di fungsikan untuk melakukan penerangan dan penyiaran Agama Hindu, secara khusus pada media, baik media cetak, media elektronik, mapun media social yang begitu pesat berkembang saat ini. Keberadan Badan Penyiaran Hindu, ada di tingkat Pusat yang bernama Badan penyiaran Hindu PHDI Pusat dan Badan penyiaran Hindu tingkat Provinsi.

Sejarah dan Pembentukan

Badan Penyiaran Hindu Sulawesi Tenggara atau BPH Sultra dibentuk sejak tahun 2011 oleh PHDI Sulawesi Tenggara sebagai lembaga penyiaran di tingkat daerah. Ketua pertama BPH Sultra adalah I Nengah Suliarta, SE., M.Fil.H, dengan Sekretaris Kadek Yogiarta, S.Pd.H dan Bendahara Dra. Ni Ketut Somanasih, M.Fil.H dan kepengurusannya berjalan dua periode. Pembentukan Badan Penyiaran Sultra adalah tindak lanjut dari amanah Pesamuan Agung PHDI tahun 2009, dan Lokasabha IV PHDI Sultra Tahun 2010 yang menekankan perlunya wadah atau organsiasi yang memfasilitasi untuk penyiaran dan pembinaan umat Hindu secara luas melalui berbagai platform media. Sejak awal lembaga dibentuk telah konsitensi melakukan penyiaran dan pembinaan umat melalui TVRI Sultra dan RRI Kendari di tengah keterbatasan sumber daya waktu itu, sehingga pengurus lebih banyak mengambil peran dalam mengisi penyiaran dan pembinaan. 

Seiring berjalannya waktu, kepengurusan Badan Penyiaran Hindu Sulawesi Tenggara (BPH Sultra) mengalami regenerasi. Berdasarkan hasil rapat pleno Pengurus Harian PHDI Sultra tanggal 17 Oktober 2021, di Aula STAH Bhatara Guru Kendari dilakukan pergantian kepengurusan Badan Penyiaran Hindu Sulawesi Tenggara untuk masa bhakti berikutnya, yaitu periode 2021-2026. Hasil rapat memutuskan bahwa Ketua BPH Sultra diberikan kepercayaan kepada Kadek Yogiarta, M.Pd dan Sekertaris Pande Kadek Juliana, S.S yang dikukuhkan dengan SK PHDI Sultra No. 23-SK-PHDI Sultra/X/2021, lengkap dengan organ pengurus yang lain, Penasehat; Dr. Eng. I Nyoman Sudiana, M.Si,  Jro Mangku Agung Dr. Ir. I Ketut Puspa Adnyana, M.TP;  I Nengah Suliarta, SE.,M.Fil.H; Bendahara : Gede Budi Hartawa, dengan Bidang-Bidan; a) Bidang Materi: Hariono, S.Ag; b) Bidang Penyiaran: Made Sudiarto, S.Sos; c) Bidang Pendidikan dan Pelatihan: Gusti Eric Sandra, S.S; d) Bidang Teknis: Putu Tirtayas; Bidang Publikasi Oline: I Gede Redianta, S.Pd.H, dan Bidang Humas : Aiptu Putu Eka Cakra Wijaya

Visi, Misi dan Moto

Badan Penyiaran Hindu mengusung moto: “Pewarta Dharma dan Penyejuk Jiwa”. Moto ini tercermin dalam logo baru dari Badan penyiaran Hindu Sultra sejak 2021:

  • Warna Tridatu (Merah-Putih-Hitam) melambangkan Tri Kona, yakni sifat kemahakuasaan Tuhan dalam penciptaan, pemeliharaan, dan peleburan.
  • Pancaran sinar berbentuk Padma Astadala menjadi simbol penyebaran pengetahuan Veda ke seluruh penjuru.
  • Bunga Teratai melambangkan kesucian dan Trikaya Parisuda, serta Tri Hita Karana dalam kepemimpinan Astabrata.
  • Lima buah bintang bersudut lima menggambarkan nilai-nilai Pancasila.
  • Tulisan “Badan Penyiaran Hindu” menegaskan komitmen spiritual, moral, dan etik lembaga.

Fungsi dan Peran BPH Sultra

BPH Sultra berperan juga sebagai lembaga pembinaan, penyiaran dan edukasi yang melakukan program kegiatan rutin seperti:

  1. Melakukan pembinaan dan penyiaran melalui program mata acara Mimbar Agama Hindu di TVRI Sultra dua kali sebulan dan di RRI Kendari setiap Selasa pukul 19.30–20.00 WIB;
  2. Menjadi wadah pembinaan umat Hindu melalui Dharma Wacana setiap hari suci dan kegiatan edukatif di Pura Penaatran Agung Jagadhita Kendari;
  3. Mengembangkan konten digital melalui media sosial seperti Facebook, YouTube, dan Blog resmi;
  4. Menyelenggarakan program mandiri seperti podcast Nirtaning Jiwa BPH Sultra untuk menjangkau generasi muda dan masyarakat luas;
  5. Melaksanakan pembinaan dan penyiaran kepada seluruh umat Hindu di Sulawesi Tenggara baik ada permintaan maupun tidak, pada moment-moment tertentu;

Pada periode kepengurusan ini, berbagai kegiatan penyiaran dan pembinaan telah didukung oleh ketersediaan sumber daya yang cukup beragam. Sumber daya tersebut berasal dari penyuluh agama Hindu, tokoh masyarakat, alumni mahasiswa keagamaan, praktisi, maupun akademisi yang bersedia berperan sebagai narasumber. Kesediaan mereka diperoleh melalui mekanisme delegasi tertentu, baik berdasarkan organisasi keagamaan maupun keahlian yang relevan dengan momen kegiatan. Komitmen yang baik dari para narasumber ini menjadikan kegiatan penyiaran dan pembinaan lebih variatif serta melibatkan berbagai pihak.

Selain itu, keberadaan sumber daya manusia yang memadai juga didukung oleh hadirnya Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu di Kota Kendari, yaitu STAH Bhatara Guru Kendari. Lulusan perguruan tinggi ini memiliki kemampuan yang memadai dalam melaksanakan penyiaran maupun pembinaan umat, sehingga secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan menjadi lebih optimal.

Kegiatan Strategis dan Prestasi

Dalam masa kepengurusan lima tahun terakhir, periode 2021-2026, atas dukungan Tim Kerja yang solid BPH Sultra juga aktif menyelenggarakan kegiatan yang mendukung pembinaan, pelatihan dan edukasi, dalam rangka mendukung program-program besar dari PHDI Sualwesi Tenggara antara lain:

  • 2022: Penguatan Moderasi Beragama bekerjasama dengan Bimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra;
  • 2022: Bimtek Host Mimbar Agama Hindu dan MC;
  • 2023: Lomba Dharma Wacana Digital I;
  • 2025: Bimtek Host Mimbar Agama Hindu dan MC;
  • 2025: Lomba Dharma Wacana Digital II;

Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang dan dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kualitas penyiaran Hindu serta mempersiapkan generasi penerus yang mampu berperan sebagai host, MC, dan penyiar profesional. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pengembangan kemampuan public speaking serta penguatan nilai-nilai spiritual dan moral umat Hindu. Hasil yang dicapai dari pelaksanaan kegiatan selama ini telah nyata, terlihat dari banyaknya generasi muda Hindu, khususnya di Kota Kendari, yang berkesempatan mengikuti pembinaan dan pelatihan. Para peserta telah memperoleh keterampilan yang baik, siap menjadi MC dalam berbagai kegiatan, serta mampu menjadi Host Mimbar Agama Hindu yang siap mengabdi di tengah-tengah umat Hindu di Sulawesi Tenggara.

Media Sosial dan Penyiaran Digital

Selain pada aktifitas pembinaan secara lasngsung, dan media tradisional, Badan Penyiaran Hindu Sultra memanfaatkan platform digital untuk menjangkau umat Hindu lebih luas. Beberapa kanal resmi BPH Sultra:

1Facebook BPH Sultra https://www.facebook.com/bph.sulawesitenggara

2YouTube BPH Sultra https://youtube.com/shorts/dRpfK9H_NjU?feature=share

3Blog BPH Sultra http://badanpenyiaranhindusulawesitenggara.blogspot.com/

Semangat Ngayah dalam Penyiaran

Seluruh kegiatan Badan Penyiaran Hindu Sulawesi Tenggara (BPH Sultra) dapat terlaksana dengan baik dan lancar berkat dukungan pengurus BPH Sultra melalui Tim Kerja Pengurus yang solid, yang senantiasa saling melengkapi satu sama lain. Tidak kalah penting adalah dukungan dari Dirjen Bimas Hindu Pusat melalui Subdit Penyuluhan, Bimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Tenggara dengan Pembimas I, Komang Sukeyasa, SE, serta dukungan penuh dari PHDI Sulawesi Tenggara.

Semua upaya tersebut dilandasi oleh tanggung jawab moral sebagai pengurus dan semangat ngayah demi kemajuan bersama yakni pengabdian untuk kepentingan umat. Sebagaimana tertuang dalam Canakya Nitisastra VII.15: “Orang yang hatinya selalu memikirkan kepentingan-kepentingan orang banyak (ngayah), segala kesulitannya akan musnah dan akan senantiasa memperoleh keberuntungan.”

Dengan sinergi semua pihak, melalui pemanfaatan media tradisional, digital, serta kegiatan edukatif, BPH Sultra terus memperkuat perannya sebagai Pewarta Dharma dan Penyejuk jiwa. Kehadiran BPH Sultra sebagai Badan otonom PHDI Sultra tidak hanya menghadirkan informasi, pembinaan, dan pendidikan spiritual, tetapi juga menjadi wadah penguatan identitas dan kebersamaan umat Hindu di Sulawesi Tenggara. Semangat kebersamaan dan pengabdian ini menjadi landasan untuk terus melangkah maju, membawa manfaat yang nyata bagi umat Hindu Sulawesi Tenggara dan masyarakat secara luas.

Penulis: Kadek Yogiarta/Ketua Badan Penyiaran Hindu Sultra 2021-2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Menarik Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...